Kasihan, Startup Ini Kehilangan 200 Ribu Sepeda

Kasihan, Startup Ini Kehilangan 200 Ribu Sepeda

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 02 Jan 2020 15:57 WIB
Sepeda Mobike. Foto: Getty Images
Beijing - Malang nian nasib startup sewa sepeda online Mobike ini. Mereka mengaku kehilangan lebih dari 200 ribu sepeda pada tahun 2019.

Dikutip detikINET dari BBC, dalam blognya Mobike yang berbasis di China ini menyebut vandalisme dan pencurian adalah penyebab raibnya 205.600 unit sepeda yang mereka miliki.

Mobike menyatakan kepolisian di Beijing telah membekuk 2.600 orang terkait perusakan dan pencurian sepeda. Mereka juga memberlakukan skor di mana pemakai sepedanya dinilai berdasarkan kelakuannya.


Sepeda online Mobike ataupun perusahaan sejenis lainnya bisa disewa dalam kurun waktu tertentu, kemudian diletakkan di tempat umum begitu selesai digunakan. Akan tetapi user yang nakal ada yang membawanya ke rumah atau malah membuangnya.

Mobike sendiri adalah salah satu startup sewa sepeda terbesar di China. Mereka mendapat banyak dana segar dari investor meskipun belakangan, model bisnis sepeda online kian dipertanyakan.

Salah satu pesaing utama Mobike yaitu Ofo tengah di ambang kebangkrutan. Padahal Ofo pernah menjadi startup bernilai USD 2 miliar.

Ofo membeli sangat banyak sepeda yang dapat dengan mudah ditemukan hampir di seluruh perkotaan China, kemudian juga di mancanegara. Hal yang sama juga dilakukan oleh Mobike.

Di puncak ekspansi, Ofo beroperasi di sekitar 20 negara, dari Prancis sampai Amerika Serikat. Akan tetapi mereka terlalu agresif dengan mencoba membukukan pertumbuhan secepat mungkin. Tantangan pun menghadang, dari soal regulasi sampai kerusakan sepeda karena vandalisme.



Simak Video "Ini Dia Salah Satu Peluang Startup yang Masih Jarang Ada di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)