Selasa, 03 Des 2019 10:41 WIB

Ponsel Sempat Diisukan Jadi Pemicu Ledakan di Monas, Ini Faktanya

Josina - detikInet
Ledakan di Monas. (Foto: Rifkianto Nugroho) Ledakan di Monas. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta - Pagi ini sekitar pukul 07.15 WIB masyarakat digegerkan dengan peristiwa ledakan yang terjadi di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Dua orang anggota TNI yang dikabarkan sedang melakukan lari pagi pun menjadi korban dengan luka cukup parah. Ledakan ini terjadi diduga dari sumber granat asap.

"Ini diduga granat asap yang meledak," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019).


Namun sebelum granat dipastikan sebagai pemicu ledakan, sempat ada informasi simpang siur dimana diberitakan pada awalnya sebuah ponsel yang jadi biang ledakan di Monas. Walau akhirnya bukan ponsel sebagai penyebab, mungkinkah hal itu terjadi?

Dikatakan oleh pengamat gadget Lucky Sebastian, ponsel memang bisa meledak yang bersumber dari baterai atau dikenal dengan istilah thermal runaway. Hal itu bisa menyebabkan ponsel meledak lantaran baterai kembung atau atau karena lapisan positif dan negatifnya bertemu.

Namun ditegaskan oleh Lucky, efek ledakan dari ponsel secara langsung jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan bahan peledak atau senjata peledak seperti granat.


"Meledaknya ponsel bisa juga menyebabkan luka karena sentuhan langsung atau percikan, tetapi biasanya tidak bisa dalam radius yang besar seperti bahan peledak," ujarnya.

Ditambahkannya, meski ponsel memiliki kapasitas baterai yang besar efek ledakannya pun tetap tidak akan memberikan efek yang besar di radius yang luas.

Ponsel meledak pun juga tak melulu dalam keadaan sedang di-charge alias tersambung dengan arus listrik.

"Di kondisi outdoor pun juga bisa meledak misal dibiarkan kembung, sehingga pada saat tertentu gas sebagai efek kimia charging yg dibiarkan berkumpul, merobek bungkus baterai. Atau baterai tertusuk atau tertekan, sehingga lipatan plus dan minus bertemu, atau short circuit," jelasnya.

Contohnya jika ponsel diletakkan di dalam mobil yang dalam keadaan mati, makan efek panas yang ditimbulkan akan memicu ponsel meledak.

"Baterai terlalu panas. Efek panas ini membuat reaksi kimia yang menghasilkan gas," tutupnya.

Simak Video " Situasi Terkini Pascaledakan di Monas"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fyk)