Senin, 02 Des 2019 14:51 WIB

Rangkul Karyawan Putus Sekolah, Berujung Jadi Pahlawan Gojek

Moch Prima Fauzi - detikInet
Foto: Dok. Istimewa Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - Pada usianya yang ke-9, Gojek mengapresiasi 9 pahlawan ekosistem Gojek yang mewakili jutaan mitranya. Salah satu pahlawan ekosistem tersebut adalah sang pemilik Raja Bebek & Ayam. Salah satu cerita menarik di balik perjalanan usaha kuliner ini adalah mempekerjakan masyarakat setempat yang tidak mampu menyelesaikan sekolah.

Sebelum bermitra dengan GoFood, Raja Bebek & Ayam hanya fokus menjadi supplier daging ke restoran-restoran di Jakarta melalui media sosialnya. Namun pada tahun 2017, bisnis kuliner ini memutuskan untuk bermitra dengan GoFood untuk memasarkan usahanya tanpa harus mempunyai gerai yang mewah.

"Tertarik dengan GoFood karena unik, mudah, bisa jualan tanpa harus memiliki tempat yang besar dan mewah. Akhirnya saya mencari tahu bagaimana cara mendaftar dan memutuskan untuk langsung ke kantor (Gojek)," ujar sang pemilik, dalam keterangan tertulis Gojek, Senin (2/11/2019).


Banyak perubahan yang terjadi pada bisnis Raja Bebek & Ayam setelah bermitra dengan GoFood. Tak hanya mengalami kenaikan dalam penjualan, 70% dari penghasilannya pun berasal dari pesanan melalui GoFood.

Dampak positif yang dirasakan oleh Raja Bebek & Ayam karena bermitra dengan GoFood tak hanya dari segi penghasilan. Sang pemilik Raja Bebek & Ayam tersebut mengungkap dapat memperluas usahanya.

"Dari pertama, kita hanya memiliki satu tempat. Itu pun saya hanya memanfaatkan gang kecil di rumah yang tidak terpakai. Setelah berjalan 2 tahun, sekarang saya sudah memiliki 9 cabang dan 1 gudang produksi. Akhir Desember juga akan nambah satu (cabang) lagi," tambahnya.

Selain itu, Raja Bebek & Ayam pun juga bekerja sama dengan Badan Amil Zakat yang membagikan 12 porsi makanan setiap harinya untuk kaum yatim dan duafa. Prinsip usaha kuliner Raja Bebek & Ayam bukanlah hanya sekadar memiliki keuntungan yang besar.


Lebih dari itu, Raja Bebek & Ayam mengukur kesuksesan bisnisnya dari seberapa besar mereka dapat membantu mereka yang membutuhkan. "Yang paling utama dalam berusaha adalah kita bisa menjadi berkah dan membantu mereka yang membutuhkan. Membantu peternak dalam menjual hasil panen, memberikan lapangan pekerjaan bagi mereka yang membutuhkan, sampai mengajari mereka agar mendapat ilmu," jelasnya.

Sejauh ini, Raja Bebek & Ayam sudah mempekerjakan setidaknya 27 orang yang putus sekolah karena tidak mampu meneruskan sekolah. "Kenapa kita mempekerjakan mereka? Karena mereka lebih membutuhkan daripada yang punya ijazah. Jika setiap perusahaan hanya mempekerjakan mereka yang berpendidikan, maka siapa yang akan memakai tenaga mereka?" tambahnya.

Saat ditanya mengenai tanggapannya mendapatkan penghargaan menjadi salah satu dari 9 pahlawan ekosistem Gojek, pemilik Raja Bebek & Ayam ini sangat terkejut. "Perasaannya tentu saja senang, tapi juga kaget dan nggak nyangka aja. Sebab, sepertinya banyak yang lebih pantas mendapatkannya. Kita tidak pernah berpikir untuk mendapatkan penghargaan, kita hanya mencoba berbuat baik bagi sesama selama kita bisa," tutupnya. (prf/fay)