Jumat, 29 Nov 2019 19:12 WIB

GoPay Mau Bantu Madrasah yang Bayar SPP Pakai Dompet Digital

Rachmatunnisa - detikInet
Ilustrasi GoPay. Foto: dok. Gojek Ilustrasi GoPay. Foto: dok. Gojek
Jakarta - Kabar tentang sebuah madrasah ibtidaiyah di Semarang yang berinisiatif menyediakan opsi bayar uang sekolah via transfer GoPay, terdengar ke telinga pihak layanan pembayaran digital milik Gojek tersebut. Mereka mengapresiasi langkah yang dilakukan sekolah bernama Miftahul Akhlaqiyah tersebut.

"Sebagai uang elektronik yang paling banyak dipakai di Indonesia dan pendorong Gerakan Nasional non-tunai, GoPay sangat menghargai semangat pihak sekolah untuk menerapkan metode non-tunai," kata Head of Corporate Affairs GoPay Winny Triswandhani, merespons informasi ini.

Bentuk apresiasi juga ditunjukkan GoPay dengan menawarkan bantuan kepada madrasah Miftahul Akhlaqiyah agar bisa menggunakan standar kode QR yang bisa dipakai semua penyedia layanan pembayaran digital.


Jika dilihat dalam keterangan di situs MI Miftahul Akhlaqiyah, opsi pembayaran lewat e-payment ini memang belum menggunakan QR code seperti yang diterapkan pada merchant-merchant yang bekerja sama dengan layanan pembayaran digital.

Ilustrasi GoPay. Ilustrasi GoPay. Foto: dok. Gojek


Ketersediaan opsi pembayaran ini murni merupakan inisiatif sekolah dengan memanfaatkan akun e-payment milik kepala sekolah Miftahul Akhlaqiyah, Miftahul Arief, yang diperuntukkan sebagai tujuan transfer.

"Gopay siap membantu Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Akhlaqiyah dan juga berbagai institusi lainnya untuk menerima pembayaran non-tunai melalui QRIS (QR Indonesia Standard). Dengan QRIS, MI tersebut juga dapat menerima uang elektronik lain," kata Winny.

QRIS berfungsi agar satu kode bisa dipakai melalui layanan pembayaran yang berbeda. Misalnya, satu kode di satu merchant bisa di-scan untuk membayar menggunakan GoPay, Ovo dan e-payment lainnya.



Winny berharap, semakin banyak institusi pendidikan maupun layanan publik lainnya yang menerapkan semangat yang sama untuk mempercepat terwujudnya gerakan masyarakat Indonesia tanpa tunai.

"Sebelumnya di 2018 lalu, GoPay juga sudah bekerja sama dengan puluhan SMK di Jakarta, puskesmas, layanan transportasi publik dan institusi lain dalam memanfaatkan pembayaran non-tunai," tambahnya.


GoPay Mau Bantu Madrasah yang Bayar SPP Pakai Dompet Digital

Selanjutnya
Halaman
1 2