Rabu, 13 Nov 2019 15:59 WIB

Kata Twitter soal 'Twitter, Do Your Magic!'

Aisyah Kamaliah - detikInet
Suasana acara. Foto: Aisyah Kamaliah Suasana acara. Foto: Aisyah Kamaliah
Jakarta - Twitter menjadi media sosial yang sering digunakan untuk kampanye tertentu. Hal ini pun diakui Country Industry Head Twitter Indonesia and Malaysia, Dwi Ardiansah.

"Twitter untuk serve public conversation, kami bisa melihat percakapan banyak orang yang lebih besar," jelas Dwi dalam acara Social Media Week di Jakarta, Rabu (13/11/2019).

Ada tiga hal yang banyak dilakukan di Twitter. Berdasarkan data dari mereka, 32% orang datang ke Twitter untuk menemukan hal baru, mencari informasi terbaru sebanyak 26% dan 16% lainnya untuk mencari cerita menarik dan humanis.


Fenomena di Indonesia 'Twitter Please Do Your Magic' juga cukup populer. Ada banyak tema beragam untuk meminta atau mencari bantuan di Twitter dengan harapan akan berhasil.

"Kalau kita lihat mulai dari orang di pinggir jalan dan ingin dibantu, sampai dari pengguna ingin dibantu, biasanya keywordnya Twitter please do your magic," ujar Dwi.

Hal semacam itu membuat terjadinya peningkatan persentase percakapan dari tahun ini dibanding tahun sebelumnya hingga 2-4 kali lebih tinggi. "Orang datang ke platform lain untuk 'look at me', mereka adalah yang 'look at this'," ucap Dwi.

Ia mengklaim ada banyak kampanye di Twitter yang berdampak besar, misalnya kampanye #metoo, #justdoit, atau #pasarbukukenari. Dwi pun mengaku senang.

"Kami sangat senang, di saat omongan yang penuh politik, di Twitter orang-orang bicara hal yang seperti ini. Ada topik yang dimiliki cerita tersebut, seperti harrasment and assault, NFL Anthem. Ada cerita baru, kampanye, something new yang kuat," tandasnya.



Simak Video "Kini Pengguna Bisa Sembunyikan Komentar Balasan di Twitter"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)