Bergaji Rp 30 Juta, YouTuber Ini Tetap Jadi Tukang Servis TV - Halaman 4

ADVERTISEMENT

Bergaji Rp 30 Juta, YouTuber Ini Tetap Jadi Tukang Servis TV

Adi Fida Rahman - detikInet
Senin, 21 Okt 2019 08:51 WIB
Bergaji Rp 30 Juta, YouTuber Ini Tetap Jadi Tukang Servis TV
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Kendati menjalani dua profesi sekaligus tidak membuat Duwi pusing bagi waktu. Dibantu dua rekannya, dia menjalankan toko sparepart elektronik dan tempat servicenya.

Dalam sehari rata-rata lima TV diperbaikinya. Sering kali saat memperbaiki perangkat sembari direkamnya. Atau dia meluangkan waktu khusus untuk merekam eksperimennya di luar.

"Karena sudah terbiasa memperbaiki satu TV cuma satu jam. Videonya juga satu jam untuk durasi 10-15 menit, tapi ngeditnya bisa 5 jam, karena harus atur tampilan dan audio," ujarnya.

Semua proses kreatif itu dilakukan Duwi sendiri. Di sela-sela waktu dia melakukan eksperimen. Sudah banyak hasil eksperimennya, mulai dari perangkat Internet-of-Thing (IoT), skateboard elektrik hingga ke motor listrik.

"Sering orang berpikir sudah ada kenapa kok buat sendiri dan harganya jauh lebih mahal lagi. Nah itu dia tujuan utamanya biar orang tahu ternyata kita bisa bikin sendiri. Kayak skateboard listrik, kita bisa buat sendiri dengan cara mudah," papar Duwi.

Bicara soal produk eksperimennya, ada cerita menarik dari motor listrik yang dibuatnya. Lantaran mau diujicoba dan dibuat video, Duwi coba mengendarai motor listriknya di jalanan.

Bentuknya yang tidak biasa memang mengundang perhatian, termasuk pihak kepolisian. Dia kemudian diberhentikan oleh mobil patroli.

Untungnya Duwi tidak ditangkap, hanya ditanya kendaraan apa. Pihak kepolisian pun memintanya memasang spion dan mengenakan helm untuk keselamatan. Dan lantaran belum ada regulasinya kala itu, Duwi dianjurkan melajukan motor listriknya di sisi pinggir bukan di tengah.

"Meski dikasih arahan, tetap saja diberhentikan polisi cukup dag dig dug. Seperti dirazia naik motor tapi tidak bawa SIM," kenangnya sembari tertawa.

Soal rencananya ke depan, Duwi ingin merekrut orang yang membantunya untuk menggarap video. Selain itu tetap bereksperimen dan berkarya di YouTube

"Saya ingin terus membuat video-video yang dapat membantu orang memperbaiki barang eletroniknya dengan mudah dan gampang," pungkasnya.



(afr/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT