Jumat, 11 Okt 2019 18:12 WIB

Facebook Tampung Curhat Netizen soal Bully Online

Agus Tri Haryanto - detikInet
Ilustrasi Facebook. Foto: Getty Images Ilustrasi Facebook. Foto: Getty Images
Jakarta - Tindakan bullying (perundungan) tak hanya terjadi di dunia nyata, tapi juga bisa di ranah online, khususnya di media sosial (medsos). Sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat bahayanya bullying, Facebook membuka "Curhatan Netizen".

Perundungan di medsos bisa berbentuk foto atau video tak senonoh, menyebarkan gosip, atau bentuknya intimidasi lewat kata-kata. Dampak yang dirasakan korban, mulai dari ketakutan, depresi, sampai stres.

Kepala Kemitraan Konten Hiburan Facebook Indonesia Revie Sylviana mengatakan, pengguna Facebook saat ini berasal dari berbagai kalangan dan bermacam tujuan memiliki akun di platform miliknya. Di sisi lain, sebagai pemilik platform, Facebook berkomitmen agar layanannya bisa memberikan rasa nyaman dan aman.


"Sebagai online platform ini harus terus berkembang agar bisa jadi tempat yang terus aman untuk komunitas apapun yang pakai Facebook secara positif. Jadi, inisiatif ini sengaja dibikin untuk memastikan bahwa Facebook akan terus jadi platform positif dan meminimalisir dampak negatif di dunia digital," tuturnya di kantor Facebook Indonesia, Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Edukasi mengenai perundungan di dunia maya ini digencarkan Facebook dengan menghadirkan program Live Series "Curhatan Netizen" di Facebook Indonesia Page. Dengan menggaet konten kreator Edho Zell, Facebook berupaya membantu masyarakat terkait online bullying dan juga mempelajari produk, fitur, dan layanan dalam mengatasi persoalan perundungan ini.

Pemilihan Edho Zell, kata Revie, dinilai tepat dalam menyasar segmen generasi milenial dan orang tua muda, di mana kasus online bullying sering terjadi di usia-usia tersebut.


"Kita melihat secara figur, Edho sangat cocok untuk show casing ini. Kita melihat perlu ada figur yang kira-kira masuk topik yang akan disampaikan," ungkap Revie.

"Curhatan Netizen" akan disiarkan secara langsung mulai dari hari ini untuk episode pertamanya dan akan berlanjut setiap minggu pertama setiap bulannya. Sedangkan untuk episode kedua dan ketiga, program ini akan membawa tema tentang privasi dan keamanan online untuk anak.

"Ini untuk memberikan rasa aman karena hampir semua interaksi dilakukan di dunia digital," pungkasnya.

Simak Video "Instagram Cs Pandu Orang Tua agar Melek Media Sosial"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fyk)