Rabu, 09 Okt 2019 12:24 WIB

Twitter Akui Data Pengguna Digunakan Untuk Iklan

Josina - detikInet
Ilustrasi Twitter. Foto: 9to5mac Ilustrasi Twitter. Foto: 9to5mac
Jakarta - Twitter mengatakan alamat email dan nomor telepon yang diunggah oleh pengguna untuk memenuhi persyaratan keamanan mungkin 'secara tidak sengaja' telah digunakan untuk tujuan periklanan.

Situ micro-blogging mengatakan masalah ini telah diperbaiki pada 17 September kemarin, tanpa mengungkapkan berapa banyak pengguna yang terkena dampak atas kejadian tersebut.


"Ini adalah kesalahan dan kami meminta maaf," tulis Twitter di postingan blog resminya seperti dilansir detikINET dari Reuters.

Kasus-kasus ini telah menyoroti beberapa perusahaan media sosial termasuk Twitter dan Facebook yang menghadapi tuntutan dari para pengguna dan regulator secara global tentang bagaimana platform mereka menangani data-data pengguna.


Dijelaskan Twitter ketika pengiklan mengunggah daftar iklan, daftar tersebut dicocokkan dengan data pengguna di plaftorm tersebut berdasarkan email atau nomor telepon yang disediakan oleh pemilik akun.

Twitter mengatakan informasi tersebut tidak dibagikan kepada pihak ketiga, tetapi disediakan secara internal untuk menerima iklan yang ditargetkan.

Simak Video "Rakyat Twitter Indonesia Naik 4 Lipat, Apa Sih yang Dicari?"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)