Kamis, 03 Okt 2019 07:37 WIB

Gojek Menggema di Sidang Umum PBB

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Kominfo Foto: Kominfo
Jakarta - Ada yang menarik dari sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) beberapa waktu lalu. Di sana menggema nama Gojek, tentunya itu di hadapan Melinda Gates dan tokoh lainnya.

Hal itu tak terlepas dari peran Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara yang membicarakan perkembangan ekonomi digital Indonesia, khususnya inklusi keuangan (financial inclusion) pada side event Sidang Umum PBB di New York.


Rudiantara menuturkan selain dirinya yang jadi panel pembicara, ada juga Melinda Gates (co-chair Bill & Melinda Gates), David Malpas (President World Bank Group), Ajay Banga (CEO MasterCard), hingga Dan Schuman (CEO PayPal).

"Acara dibuka oleh Sekjen PBB Antonio Gutierrez dan pengantar oleh Ratu Maxima (Belanda)," ucapnya kepada detikINET.

Gojek Menggema di Sidang Umum PBBRatu Maxima membuka jalannya sidang UNSGSA. Foto: UNSGSA

Dalam kesempatan tersebut, Menkominfo berbagi pengalaman Indonesia dalam mendukung pengembangan ekonomi digital yang diproyeksikan mencapai USD 130 miliar pada tahun 2020, serta pertumbuhan unicorn/decacorn dalam tiga tahun terakhir.

"Yang menghasilkan jutaan lapangan pekerjaan baru serta menumbuhkan jutaan UMKM digital," jelasnya.

Rudiantara bersama CEO Mastercard Ajaypal Singh Banga dan CEO PayPal Daniel SchulmanRudiantara bersama CEO Mastercard Ajaypal Singh Banga (tengah) dan CEO PayPal Daniel Schulman (kiri) Foto: Kominfo


Dari sisi inklusi keuangan, Menkominfo juga menyampaikan enam Pilar Strategi Nasional Keuangan Inklusi Indonesia dengan contoh pembagian jutaan sertifikat tanah, serta pembangunan infrastruktur TIK sebagai penunjang program inklusi keuangan.

"Dari keberadaan decacorn/unicorn Indonesia juga memberi kontribusi kepada perkembangan inklusi keuangan dengan payment system yang dalam waktu satu (1) tahun, unicorn/decacorn memproses transaksi pembayaran lebih dari Rp 80 triliun," tuturnya.

Bilateral dengan Menteri AI

Gojek Menggema di Sidang Umum PBBRudiantara bersama Menteri AI Uni Emirat Arab Omar Sultan Al Olama. Foto: Kominfo
Disela-sela Sidang Umum PBB, pria yang akrab dipanggil Chief RA ini bertemu (bilateral meeting) dengan Menteri Artificial Intelligence (AI) dari Uni Emirat Arab Omar Sultan Al Olama.

"Kami membicarakan concerns tentang ketertinggalannya pemerintah dibanding korporasi (hampir diseluruh dunia) dalam pemanfaatan teknologi seperti AI dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat," ungkap dia.



Untuk itu, akan diadakan World Government Summit akhir Tahun 2020 agar gap antara pemerintah & korporasi dalam pemanfaatan teknologi dapat dipersempit.

"Selain itu, Menteri Omar juga tertarik dengan perkembangan Ekonomi digital di Indonesia, khususnya terhadap ekosistem start up yang sudah menghasilkan tiga unicorns dan satu decacorn di Indonesia yang ditopang oleh pasar yang besar, serta khususnya jumlah milenial dan tumbuhnya kelas menengah baru," pungkasnya.

Simak Video "Usai Lepas Jabatan Menkominfo, Rudiantara Ingin Jaga Masjid Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)