Bill Gates: India dan Cina Akan Saingi Microsoft
- detikInet
Jakarta -
Bill Gates, pendiri Microsoft, meramalkan munculnya pesaing baru di dunia software dari India dan Cina. Namun menurutnya saat ini industri di kedua negara itu masih berorientasi pada jasa. Hal itu terucap dari mulut Gates saat melakukan kunjungan ke Israel. Dalam kunjungan pertamanya ke negeri penuh konflik itu, Bill Gates juga melihat industri piranti lunak di Amerika Serikat dan Israel sudah berada di posisi yang setara."Akan ada pesaing bagi Microsoft dan perusahaan-perusahaan Israel yang datang dari negara-negara tersebut (Cina dan India-red). Meskipun saat ini, terutama di India, kebanyakan masih berada pada area bidang jasa, alihdaya, call center dan hal-hal seperti itu," ujar Gates seperti dikutip dari reuters oleh detikinet, Minggu (30/10/2005).Sedangkan Gates melihat Israel dan Amerika telah sampai taraf menghasilkan penemuan baru. "India dan Cina akan mencoba berkutat dalam area tersebut, tetapi sejauh ini masih sebatas pada aktivitas yang berorientasi jasa," papar Gates.Pada kesempatan yang sama, Gates juga menyambut baik kompetisi dari Google. "Mereka salah satu pesaing terbaru kami. Ini adalah hal baik bagi kami untuk memiliki banyak pesaing," tuturnya. Ke depan, Gates melihat Microsoft akan berkecimpung di area-area yang lebih luas. Salah satu contoh yang disebutkannya adalah pemanfaatan piranti lunak pada kendaraan bermotor. "Pikirkan bagaimana interaksi pengguna mobil dengan sistem pemetaan, komunikasi, dan hiburan," Gates menambahkan. Area lain yang disebut Gates termasuk video game dan telepon.
(wsh/)