Selasa, 17 Sep 2019 23:02 WIB

Pemerintah Berniat Bangun Rumah Pakai Printer 3D

Agus Tri Haryanto - detikInet
Ilustrasi. Foto: MX3D/Istimewa Ilustrasi. Foto: MX3D/Istimewa
Jakarta - Pemerintah berencana untuk mengadopsi teknologi printer 3D guna menjalankan program satu juta rumah. Startup unicorn luar negeri pun jadi bidikan pemerintah untuk mengimplementasikannya.

"(Pemerintah) kita punya program untuk membangun rumah bagi masyarakat. Kalau membangun rumahnya pakai cara lama, pasti nggak bisa cepat, harus pakai cara baru, salah satunya 3D printing," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara di Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Untuk merealisasikan rencana ini, pemerintah seperti dikatakan Menkominfo tengah menjajaki dengan startup yang bergelut di bidang tersebut. Pria yang disapa Chief RA enggan mengungkapkan startup yg dimaksud, ia hanya menyebutkan startup itu berasal dari luar negeri dan berstatus unicorn.


"Saya sendiri bicara dengan salah satu unicorn di luar negeri bagaimana membantu Indonesia dalam konteks membangun rumah untuk masyarakat ini," tutur dia.

Bahkan agar tak sekedar angin lalu, Rudiantara mengaku bahwa ia telah berdiskusi soal ini dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Dalam rencana ini, Menkominfo menyebutkan juga dampak pada kuli bangunan bila teknologi 3D printing benar-benar diterapkan.

"Ada lapangan pekerjaan yang harus diisi. Jadi, tetap kita butuh yang namanya tukang ngaduk semen, tukang cat tukang, kayu dan sebagainya, tapi kita bisa bergantung dengan cara itu,sehingga kita perlu cara baru, yaitu 3D printing," pungkasnya.



Simak Video "Keren! Ayah dan Anak Buat Lamborghini dari Printer 3 Dimensi"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fyk)