Rabu, 11 Sep 2019 19:10 WIB

Sepak Terjang N250 Gatotkaca, Karya Emas BJ Habibie

Fino Yurio Kristo - detikInet
1 Sepak Terjang N250 Gatotkaca, Karya Emas BJ Habibie
Halaman 2 dari 2
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna

Prototipe ketiga dan keempat direncanakan terbang pada Juli 1996 dan kemudian September 1996. Sayangnya, konstruksi kedua pesawat dihentikan seiring krisis ekonomi hebat yang melanda Asia Tenggara.

Secara teknis, pesawat ini dibuat dengan material titanium dan logam ringan, dengan porsi signifikan komponen non struktural dari material komposit. Badan pesawat terbang mirip dengan CN-235, tapi lebih tinggi dan lebih lebar.

Bagian sayap, ekor, dan beberapa bagian mesin adalah desain yang benar-benar baru saat itu. Dibekali dengan lima layar CRT untuk menyediakan data pokok penerbangan, navigasi, mesin dan informasi status pesawat.

Pemasok yang terlibat di antaranya Rolls Royce untuk sistem pendorong, Messier Dowty untuk landing Gear, Fligt Refueling untuk sistem manajemen bahan bakar dan GKN Aerospace Transparency Systems untuk jendela kabin.

N-250 mampu terbang dalam kecepatan 611 kilometer per jam secara maksimum. Ia dapat menjelajah sampai 1.270 kilometer dengan bobot maksimum. Adapun panjangnya 28,15 meter, tinggi 8,79 meter dan bentang sayapnya 28 meter.

Meskipun proyek pesawat ini dihentikan, rakyat Indonesia tetap banyak mengenangnya sebagai pencapaian teknologi yang luar biasa berkat peran besar BJ. Habibie.

(fyk/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com