Kamis, 08 Agu 2019 15:00 WIB

Apple Developer Academy Hadir di Surabaya

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Universitas Ciputra Foto: Universitas Ciputra
Surabay - Setelah hadir di BSD, Tangerang Selatan, Apple Developer Academy hadir di Surabaya. Kali ini Apple menggandeng Universitas Ciputra.

Lisa Jackson selaku Wakil Presiden Apple untuk Lingkungan, Kebijakan Publik dan Inisiatif Sosial mengaku pihaknya antusias dalam peluncuran Apple Developer Academy kedua di Indonesia, yang berlokasi di Universitas Ciputra, Surabaya. Pada batch perdananya, Apple Developer Academy di Surabaya menerima 100 siswa yang telah melalui seleksi Tes Potensial Akademik (TPA) dan wawancara.


"Kami antusias untuk meluncurkan Apple Developer Academy kedua di Surabaya ini, sebagai pusat unggulan untuk teknologi, kreativitas dan kewirausahaan. Kerja sama ini akan menimbulkan banyak kesempatan untuk para pengembang dan memajukan ekonomi aplikasi Indonesia yang sedang berkembang pesat," paparnya.

Fasilitas Apple Developer Academy dibuat untuk memperkenalkan, melatih, dan menginspirasi siswa tentang iOS. Selanjutnya, kelas yang disediakan meliputi pembelajaran bahasa pemrograman Objective-C dan Swift. Kelas-kelas di Apple Developer Academy diselenggarakan setiap hari untuk para siswa tersebut.

Sesi yang diberikan dikemas dalam pembelajaran interaktif dan melibatkan mentor terlatih dari Apple, yang juga merupakan ahli bahasa pemrograman Swift. Swift adalah bahasa program intuitif dan kuat oleh Apple dan dibuat untuk membuat aplikasi di iOS, Apple TV dan Apple Watch. Swift juga memberikan pengembang dalam kebebasan dan kemampuan yang dibutuhkan untuk membuat generasi perangkat lunak yang mutakhir.

Appe Developer Academy Hadir di SurabayaWakil Gubernur Jawa Timur (Jatim), Emil Elestianto Dardak ikut meresmikan Apple Developer Academy di Surabaya. Foto: Universitas Ciputra


Penuhi TKDN

Plt. Sekretaris Jenderal Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono mengatakan Apple Developer Academy merupakan bentuk investasi Apple di Indonesia yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia agar dapat bersaing dan berkontribusi terhadap ekonomi digital yang sedang berkembang di Tanah Air.

"Adanya Apple Developer Academy, menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di Asia dan ketiga di dunia setelah Brasil dan Italia. Kota Surabaya dipilih karena memiliki potensi untuk ikut menjadi bagian dari pertumbuhan industri digital nasional," ujar Sigit saat Pembukaan Apple Developer Academy di Surabaya..

Ditambahkan Sigit, yang dilakukan Apple Indonesia sejalan dengan upaya pemerintah dalam memacu kegiatan penelitian dan pengembangan di dalam negeri khususnya yang terkait dengan sektor industri. Hal ini sesuai impelementasi dari program prioritas yang ada di dalam peta jalan Making Indonesia 4.0

"Tentunya, kami berharap hadirnya pusat inovasi yang dibangun oleh Apple ini mampu menghasilkan pengembangan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri, sekaligus menciptakan produk yang bernilai tambah tinggi di tengah perkembangan era revolusi industri 4.0 di Indonesia," paparnya.

Appe Developer Academy Hadir di SurabayaFoto: Universitas Ciputra

Di samping itu, pendirian akademi tersebut bagian dari proposal Apple dalam upaya memenuhi ketentuan regulasi mengenai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Dalam proposalnya, PT Apple Indonesia memilih skema penghitungan TKDN berbasis pengembangan inovasi dengan nilai total investasi sebesar USD 44 juta dengan jangka waktu tiga tahun, terhitung sejak 2017.

"Kami ingin akademi ini dapat juga menantang dan menginspirasi seluruh siswanya melalui pendekatan berbagai bidang dalam pengajaran dan pembelajaran," kata Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin Janu Suryanto.

Selain itu, Apple Developer Academy diharapkan menjadi wadah yang disediakan oleh Apple untuk memberikan siswanya pada kemampuan dan ide dalam membuat aplikasi yang akan dipasarkan melalui App Store. Ide-ide inovatif akan direalisasikan dan diimplementasikan dalam bentuk aplikasi iOS, seperti smartphone, smartwatch, dan lain-lain.


"Aplikasi yang tercipta pun diarahkan menjadi startup berbasis teknologi yang nantinya akan berdampak luas, dan memberikan nilai positif bagi bangsa serta masyarakat Indonesia," imbuhnya.

Untuk diketahui Apple Developer Academy pertama di BSD dibuka Mei tahun lalu. Sementara itu, lulusan angkatan pertama dari Apple Developer Academy di Binus University sebanyak 165 Orang dan mendapat 182 total tawaran pekerjaan. Beberapa lulusan dari Apple Developer Academy pertama bekerja di Tokopedia, LinkAja, Schlumberger, PegiPegi, Dana, BCA, dan CIMB Niaga.



Simak Video "Asyik! Apple TV+ Kini Sudah Bisa Dinikmati di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/fyk)