Selasa, 23 Jul 2019 14:27 WIB

5 Cara Rayakan Hari Anak Nasional ala Google

Rachmatunnisa - detikInet
Ilustrasi. Foto: Thinkstock Ilustrasi. Foto: Thinkstock
Jakarta - Anak-anak zaman now sudah akrab dengan kecanggihan dunia online sejak kecil. Mereka bisa belajar dari mana saja dan kapan saja dengan memanfaatkan gadget dan internet.

Menyambut Hari Anak Nasional, Google punya sejumlah tips dan trik buat para orang tua atau kalian yang jadi om, tante dan kakak. Tips dan trik ini diperuntukkan agar anak, keponakan atau adik kalian bisa belajar dan bermain bersama, sekaligus mengoptimalkan manfaat internet.

Belajar bahasa pakai Google Translate

Tiga belas tahun lalu, Google Translate diluncurkan untuk mengatasi hambatan bahasa dan menjadikan dunia lebih mudah diakses. Sejak itu pula, Google Translate berkembang dari yang semula hanya mendukung dua bahasa, menjadi 103 bahasa.



Nah, dengan fitur-fitur seperti World Lens sampai percakapan bilingual, Google Translate bisa membantu anak mengenal dunia dalam berbagai bahasa, dan memungkinkan mereka saling berkomunikasi meski menggunakan bahasa yang berbeda.

'Menjelajah' Indonesia di Google Arts & Culture

Perpaduan seni dan teknologi pada layanan Google Arts & Culture, menghadirkan cara-cara baru untuk berinteraksi dengan internet. Terdapat tab 'kamera' dalam aplikasi Google Arts & Culture, yang menjadi pintu untuk mengunjungi dunia kesenian digital yang menyenangkan.

Misalnya, anak bisa diajak bermain menemukan karya seni patung atau lukisan yang mirip dengan selfie mereka, atau mengetahui hubungan warna dari sebuah gambar.

Dengan fitur augmented reality-nya, mereka dapat menjelajahi galeri virtual atau melihat karya seni berukuran nyata kapan saja dan di mana saja.

Buka bagian 'Indonesia' untuk melihat kekayaan budaya terbaik dari Indonesia. Dari monumen kuno hingga seni kontemporer Indonesia, ada di sini.

5 Cara Rayakan Hari Anak Nasional ala Google Foto: Thinkstock



Mendongeng lewat YouTube Kids

Membacakan cerita rakyat telah menjadi tradisi bagi orang tua Indonesia saat menemani anak sebelum tidur. Dongeng rakyat seperti Bawang Merah dan Bawang Putih dari Riau, Malin Kundang dari Sumatra Barat, Sangkuriang dari Jawa Barat, dan berbagai cerita lainnya masih lekat dalam tradisi mendongeng anak.

Cerita rakyat tidak terpisahkan dari budaya dan tradisi Indonesia karena masing-masing mengandung pesan yang perlu diajarkan dan diwariskan ke generasi berikutnya. Sayangnya, beberapa cerita mulai dilupakan seiring waktu. Latar belakang ini kemudian menjadi alasan di balik pembuatan seri YouTube berjudul 'Dongeng, Yuk!'

Inisiatif ini ingin menghidupkan kembali keajaiban cerita rakyat dan dongeng asli Indonesia yang telah terlupakan melalui YouTube dan YouTube Kids. Bersama Ayo Dongeng Indonesia, inisiatif ini menyajikan 34 cerita rakyat dari 34 provinsi di Indonesia yang dipublikasikan melalui channel YouTube Google Indonesia.

Sejumlah publik figur berpartisipasi dalam inisiatif ini, seperti Najwa Shihab (Duta Baca Nasional), Chelsea Islan, Novita Angie, Moonella dan Ibu, serta kreator konten YouTube Duo Harbatah, channel 'Kok Bisa?', dan banyak lagi.

Belajar sambil bermain dengan Google Assistant

Google Assistant bisa melakukan banyak aktivitas untuk menghibur anggota keluarga kalian, mulai dari permainan untuk menemani bersantai, hingga bermacam trivia.

Cukup dengan mengucapkan "Ok Google, suara hewan" atau "fakta menarik" misalnya. Saat ini ada lebih dari 50 permainan, aktivitas, dan cerita dalam program Assistant for Families. Setiap aktivitas ini telah dicek dan disetujui oleh tim Trust and Safety Google, sehingga dipastikan sudah ramah keluarga.


Kesehatan Digital dengan Family Link Google

Kesehatan digital menjadi makin penting saat anak memiliki waktu lebih banyak untuk menggunakan internet. Sering kali masa liburan berarti ada lebih banyak waktu luang, yang berarti ada lebih banyak waktu online.

Ini biasanya menjadi masalah buat para orang tua, karena anaknya terlalu lama menatap layar perangkat. Untuk mengatasinya, Google menyediakan fasilitas untuk membantu menciptakan kebiasaan digital yang sehat, positif, dan sesuai untuk keluarga.



Aplikasi Google Family Link menyediakan berbagai cara untuk membantu anak membuat pilihan, yaitu dengan memungkinkan orang tua mengizinkan atau memblokir aplikasi yang dapat diunduh anak di Google Play Store, menetapkan batas waktu online harian, dan mengunci perangkat anak dari jarak jauh saat anak harus belajar atau tidur.

Silakan mencoba semua tips ini sambil merayakan kebersamaan dengan anak, selamat Hari Anak Nasional!

Simak Video "Napak Tilas Kisah Budaya hingga Kelestarian Bumi Lewat Google Earth"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fyk)