Lewat Go-Life, Perempuan Dorong Ekonomi Bandung

Lewat Go-Life, Perempuan Dorong Ekonomi Bandung

Uji Sukma Medianti - detikInet
Kamis, 27 Jun 2019 23:04 WIB
Foto: Dok. Go-Jek
Jakarta - Baru-baru ini, Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) memaparkan hasil riset terbarunya. Hasilnya menunjukkan bahwa kontribusi mitra Go-Jek kepada perekonomian Kota Bandung di tahun 2018 mencapai Rp 2,1 triliun. Riset ini dilakukan terhadap empat jenis layanan Go-Jek yaitu Go-Ride, Go-Car, Go-Food, dan Go-Life.

Dalam riset tersebut, mitra Go-Life yang mencakup Go-Clean dan Go-Massage, menyumbang kontribusi sebesar Rp 46 miliar ke dalam perekonomian Kota Bandung. Temuan yang menarik lainnya adalah 79% mitra Go-Life adalah perempuan.

"Hal ini menunjukkan Go-Jek mampu meningkatkan partisipasi perempuan ke dalam ekonomi berbasis digital," jelas Wakil Kepala LD FEB UI, Dr. Paksi C.K. Walandouw dalam keterangan tertulis, Kamis (27/6/2019).




Adapun, riset ini juga menemukan bahwa para mitra Go-Life mengalami kenaikan pendapatan yang signifikan dibanding pendapatan sebelum bermitra dengan Go-Jek, hingga 55%.

"Kenaikan pendapatan mitra Go-Life yang signifikan ini dapat membantu para mitra perempuan yang merupakan mayoritas dari mitra Go-Life. Selebihnya, peningkatan pendapatan mitra juga dapat berpengaruh kepada kesejahteraan keluarga. Misalnya, riset ini menemukan bahwa pendapatan mitra perempuan Go-Life paling banyak dialokasikan untuk biaya pendidikan anak dan peningkatan gizi anak," tambah Paksi.

Ia menyebut bahwa kontribusi yang semakin besar dari Go-Jek ini menunjukkan bahwa teknologi mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi khususnya ke perekonomian daerah. Sebagai pemain utama industri teknologi di Indonesia, Go-Jek telah menunjukkan bagaimana inovasi teknologinya dapat memperluas peluang penghasilan bagi seluruh lapisan masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan dan usia.




Sebagai informasi, riset ini dilakukan di beberapa wilayah Indonesia termasuk Bandung di November 2018 - Januari 2019 dengan menggunakan metode kuantitatif melalui wawancara tatap muka. Jumlah responden di Bandung adalah mitra Go-Ride (385 responden), mitra Go-Car (50 responden), mitra UMKM Go-Food (100 responden), dan mitra Go-Life (80 responden). Sampel penelitian mewakili populasi mitra pengemudi, dengan tingkat keyakinan sebesar 95%.


(prf/krs)