Selasa, 25 Jun 2019 07:08 WIB

Jadi Mitra Grab, Sopir Bajaj Kini Punya Daya Saing

Uji Sukma Medianti - detikInet
Ilustrasi. Foto: Pradita Utama Ilustrasi. Foto: Pradita Utama
Jakarta - Meski sempat merasa tersisih dengan kehadiran transportasi online, kini pengemudi moda transportasi lokal bisa tetap eksis menjalankan usahanya. Salah satunya yang terjadi pada Rino, seorang pengemudi GrabBajay.

Ia mengaku diajak seorang kawan untuk bergabung sebagai mitra. Karena merasa tak ingin ketinggalan perkembangan zaman, Rino pun langsung mengiyakan ajakan kawannya itu.

"Sekarang kan angkutan sudah online semua. Makanya langsung tertarik. Saya bergabung di GrabBajay sejak Agustus 2018. Waktu itu masih sosialisasi, tetapi orderan sudah mulai masuk bulan September," kata Rino kepada detikINET, di Museum Fatahillah, Jakarta, Senin (24/6/2019).


Adanya aplikasi GrabBajay ini menjadi berkah tersendiri bagi Rino. Sebab, ia sempat merasakan pahitnya sepi pendapatan ketika transportasi online baru bermunculan. Hampir seluruh pelanggannya pindah ke transportasi online. Namun, kata Rino, saat ini pendapatannya sudah berangsur normal kembali.

"Alhamdulillah sekarang orderan banyak lagi. Paling sedikit saya dapat Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu per hari. Dulu sih paling sedikit Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu pernah," kata Rino.

Ia mengaku senang, karena meski sudah bergabung sebagai mitra Grab. Rino tetap bisa menawarkan jasa secara konvensional. Jika sebelumnya ia mendapatkan 7 hingga 9 penumpang per hari. Kini, pria yang sehari-hari mencari pelanggan di wilayah sekitar Mangga Besar dan Kota Tua ini bisa mendapatkan 10 hingga 12 penumpang. Apalagi, kata dia, ketika musim hujan tiba dan ada acara-acara tertentu seperti tahun baru.


"Pokoknya kalau ada acara seperti tahun baru. Atau kalau lagi hujan, biasanya permintaan tinggi. Karena orang yang biasanya naik ojek motor, mereka beralihnya ke pesan bajaj. Kalau naik pesan taksi kan tanggung tapi kalau naik bajaj bisa angkut berdua," ungkapnya.

Adapun, Rino menyebut persyaratan untuk bergabung sebagai mitra tidaklah sulit. Cukup membawa KTP, Kartu Keluarga dan keterangan domisili tinggal di Jakarta dari kelurahan setempat. Sementara untuk kendaraan, cukup menyertakan izin kendaraan, KIR dan STNK yang masih berlaku. (prf/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed