Sabtu, 22 Jun 2019 14:16 WIB

Mobil Otonom Waymo Sambangi Jepang dan Prancis

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Bill Pugliano/Getty Images Foto: Bill Pugliano/Getty Images
Jakarta - Waymo menandatangani perjanjian kerja sama dengan Nissan dan Renault untuk memboyong mobil dan truk otonomnya ke Prancis dan Jepang.

Tak banyak informasi yang diungkap anak usaha Alphabet itu dalam perjanjian ini. Seperti rencana konkret untuk meluncurkan taksi otonom atau layanan pengantaran barang yang menggunakan mobil otonom, seperti yang sebelumnya pernah dilakukan Waymo dengan partnernya yang lain.

Dalam perjanjian tersebut hanya disebut kalau ketiga perusahaan itu hanya akan mengeksplorasi layanan mobil otonom untuk penumpang dan pengantaran barang, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Sabtu (22/6/2019).




"Ini adalah kesempatan bagus bagi Waymo untuk membawa teknologi otonomnya ke tingkat global dengan partner yang inovatif," ujar CEO Waymo John Krafcik dalam pernyataannya.

Sebelumnya, Waymo juga sudah menguji minivan otonomnya di area Phoenix, Amerika Serikat selama dua tahun. Kendaraan yang dipakai adalah minivan Chrysler Pacifica. Waymo pun bekerja sama dengan Fiat-Chrysler dan Jaguar-Land Rover untuk membangun mobil otonom.




Dan kini, kerja sama dengan Nissan-Renault ini menjadi kerja sama Waymo yang pertama dengan pabrikan mobil yang sudah mengembangkan teknologi mobil otonom.

Nissan contohnya, sudah mempunyai sistem pembantu sopir yang cukup baik, yaitu ProPilot Assist versi 2.0 yang baru-baru ini sudah mendapat izin dari pemerintah Jepang. ProPilot Assist adalah sistem mobil otonom Level 2, yang membuat mobil bisa mengatur kecepatan, jarak dari mobil lain, dan menjaga mobil tetap berada di jalur yang sudah ditentukan, dengan masukan yang hanya sedikit dari sopir.

Waymo sendiri sudah dikabarkan mulai menjajaki kerja sama dengan Nissan dan Renault sejak Februari. Ada juga penjajakan lain antara Waymo dan Honda, namun gagal di tengah jalan karena Waymo ogah berbagi teknologi mobil otonomnya.


(asj/krs)