Selasa, 11 Jun 2019 15:33 WIB

Efisiensi Bikin Karyawan Tesla Kecewa, Seperti Ini Dampaknya

Anggoro Suryo Jati - detikInet
CEO Tesla Elon Musk. Foto: Forbes CEO Tesla Elon Musk. Foto: Forbes
Jakarta - Peringkat Tesla di dua situs pencari kerja besar tengah merosot, mencerminkan ketidakpuasan para karyawan terhadap perusahaan itu, diduga karena adanya efisiensi di perusahaan tersebut.

Di LinkedIn, Tesla ada di peringkat ke-16 dalam daftar 'Top Companies 2019' yang dipublikasikan April lalu. Merosot dari posisi ke-5 pada 2018, dan ke-6 pada 2017 lalu.

Sementara di Glassdor, rating Tesla merosot dari 3,7/5 bintang ke 3,2/5 bintang, yang berdasarkan ulasan-ulasan yang ditulis mengenai perusahaan itu dari Q1 2019 lalu. Jika dirata-ratakan sepanjang sejarah Tesla, rating mereka adalah 3,4/5 bintang.




Lalu rating 'recommend to a friend' Tesla juga merosot ke angka 49% dibanding ratingnya selama dua tahun ke belakang yang ada di angka 71%, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Selasa (11/6/2019).

Begitu juga dengan sejumlah rating Tesla lain di Glassdor, seperti untuk budaya, nilai-nilai, kesempatan berkarir, kepemimpinan, dan lainnya. Hanya rating 'work-life balance' dan 'compensation and benefits' yang tetap stabil.

Merosotnya rating tesla ini diperkirakan terjadi karena banyak karyawannya yang kecewa terhadap sejumlah hal yang terjadi di perusahaan tersebut. Seperti banyaknya PHK, efisiensi besar-besaran, perubahan strategi bisnis, dan perubahan eksekutif.




Namun menurut juru bicara Tesla, perusahaan milik Elon Musk itu tetap mempunyai daya tarik besar di kalangan pencari kerja. Ia menyebut Tesla menerima lebih dari 500 ribu pelamar kerja pada 2017 dan 2018, dan diperkirakan angkanya akan lebih tinggi dari itu pada 2019.

Seperti diketahui, kondisi Tesla saat ini memang tak terlalu bagus. Mereka rugi USD 700 juta selama Q1 2019 dan mengalami penurunan pengiriman mobil ke konsumen. Hal ini memperlihatkan adanya penurunan permintaan dari pasar.

Begitu juga dengan nilai saham Tesla, yang nilai sahamnya sudah menurun 39% selama 2019 ini. Para analis pun sudah mulai mengurangi penilaian mereka terhadap Tesla setelah mereka mengumumkan adanya penurunan pengiriman mobil, dan mulai mengkhawatirkan arah bisnis perusahaan tersebut.


Simak Juga "Tangis Elon Musk Pecah Demi Pertahankan Tesla":

[Gambas:Video 20detik]

(asj/krs)