Selasa, 11 Jun 2019 12:35 WIB

Dikaitkan dengan Prostitusi Online, Apa Itu MiChat?

Tim - detikInet
Ilustrasi aplikasi MiChat di Google Play Store. (Foto: dok. detikINET) Ilustrasi aplikasi MiChat di Google Play Store. (Foto: dok. detikINET)
Jakarta - Aplikasi MiChat tengah disebut-sebut dalam dugaan kasus prostitusi online di Surabaya, Jawa Timur. Apa sebenarnya MiChat itu?

Seperti dikabarkan Senin (10/6/2019) kemarin, Pemkot Surabaya menjaring pasangan mesum di kamar kos dalam sebuah operasi yustisi usai lebaran. Diduga, ini berkaitan dengan kasus prostitusi online.

Saat dimintai keterangan oleh petugas pasangan itu mengaku kenalan lewat aplikasi MiChat, bernegosiasi, menyepakati harga dan janjian bertemu di kamar kos. Semua dilakukan melalui aplikasi tersebut.




Apakah MiChat itu sendiri?

Ditelusuri dari laman aplikasi tersebut di Google Play Store, MiChat dideskripsikan sebagai aplikasi pesan instan gratis yang bikin penggunanya bisa bertemu teman baru, termasuk di lokasi sekitar pengguna berada. Ditambahkan pula MiChat dilafalkan sebagai my-chat (dalam bahasa Inggris), atau kira-kira mai-cet di lidah Indonesia.

Seperti aplikasi pesan instan populer WhatsApp, setelah diinstal MiChat akan mendeteksi kontak yang tersimpan di ponsel pengguna, yang mana kontak-kontak tersebut kemudian bisa ditambahkan ke daftar teman. Selain itu ada pula fitur penambah orang asing untuk jadi teman baru. Kemampuan tersebut dapat dibilang serupa dengan yang dimiliki oleh layanan chat semacam MIRC, atau juga aplikasi Tinder.




Lebih jauh mengenai fitur pencarian teman yang dimiliki MiChat itu, ada beberapa cara yang memungkinkan pengguna untuk berkesempatan dapat teman baru. Via chatroom, pengguna sekitar, atau semacam game mengapungkan pesan dalam botol (message in a bottle).

Video: Mengenal MiChat yang Kerap Dikaitkan dengan Prostitusi Online

[Gambas:Video 20detik]



Aplikasi ini dilengkapi pula dengan fitur chat baik secara japri maupun grup, dan berbagi foto. Pada dasarnya tak beda jauh dengan layanan pesan instan yang populer saat ini. Pengembang MiChat, MICHAT PTE. LIMITED yang terdata berbasis di Singapura, pun menyebut bahwa aplikasi ini juga dimaksudkan demi memudahkan penggunanya untuk bisa terus berkomunikasi dengan keluarga dan teman. Sama seperti layanan WhatsApp, Line, dan lainnya.

Jika kemudian MiChat kedapatan dipakai secara negatif, hal itu tentu bisa terjadi di aplikasi lain. Tapi patut pula diingat bahwa MiChat sudah beberapa kali dikaitkan dengan indikasi prostitusi online. Selain operasi yustisi di Surabaya kemarin, baru bulan lalu nama MiChat ikut terseret dalam kasus serupa di Garut, Jawa Barat.




(krs/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed