Rabu, 22 Mei 2019 19:32 WIB

Kisah Driver Ojol Antarkan Anak Kuliah di Luar Negeri berkat Go-Jek

Moch Prima Fauzi - detikInet
Foto: Dok. Go-Jek Foto: Dok. Go-Jek
Jakarta - Go-Jek menggelar acara 'Ngobrol Bareng Go-Jek' bersamaan dengan Go-Food Festival Bersama Berbagi Berkah di Gelora Bung Karno, Jakarta. Acara ini merupakan salah satu dari enam kota yang digelar yaitu Bandung, Medan, Manado, Pekanbaru, Palembang, dan Bali.

Acara ini merangkul total 10.000 anak yatim dan mitra driver beserta keluarga di seluruh Indonesia untuk berbuka puasa bersama untuk mengapresiasi mitra-mitra Go-Jek.

Di Ngobrol Bareng Go-Jek kali ini, mitra driver Go-Ride Go-Jek Rahmat Pringadi bercerita tentang pengalamannya sejak bergabung dengan Go-Jek. Sebagai mitra ia merasakan banyak manfaat yang didapati dari program-program khusus mitra yang ditawarkan oleh Go-Jek.




"Dulu saat bekerja serabutan, saya selalu bingung gimana cara berobat apabila anak atau istri sakit, sering kepikiran juga mengenai masa depan pendidikan anak. Saya kan bukan pekerja kantoran, mana punya asuransi apalagi tabungan?" kata Rahmat dalam keterangan tertulis, Rabu (22/5/2019).

Namun, setelah bergabung menjadi mitra Go-Jek, Rahmat mengaku bisa mendapat akses ke program-program seperti Bengkel Belajar Mitra (BBM), Go-Jek Swadaya, dan juga fitur khusus mitra. Dengan program tersebut, mitra Go-Jek dapat merasakan kelebihan yang ditawarkan Go-Jek seperti jika ada keluarga yang sakit. Mitra Go-Jek bisa memiliki asuransi dan telah dipermudah dengan tidak perlu antri panjang. Bahkan Rahmat mengatakan anaknya bisa mendapatkan beasiswa kuliah ke luar negeri.

"Beruntung saya jadi mitra driver Go-Jek. Bayangkan sebagai driver ojek online, saya dan keluarga dapat merasakan manfaat asuransi hingga KPR melalui program Go-Jek Swadaya. Saya rasa hanya di Go-Jek yang bisa seperti itu, pekerja kantoran saja belum tentu bisa mendapatkan keuntungan seperti saya. Selain memanfaatkan program asuransi kesehatan, saya juga ikut dalam program asuransi kecelakaan, KPR rumah, dan tabungan pendidikan. Alhamdulillah, anak sulung saya turut terbantu lewat program tabungan pendidikan sehingga bisa mendaftar untuk ikut beasiswa kuliah ke Turki," tutup Rahmat.


Melalui program Go-Jek Swadaya, Go-Jek bekerja sama dengan beberapa institusi yang memiliki untuk memberikan akses khusus bagi mitra driver terhadap ragam layanan finansial, keringanan biaya operasional, dan produk asuransi terjangkau. Menurut Go-Jek, hingga saat ini tercatat ratusan ribu mitra driver yang aktif mengikuti berbagai macam program Go-Jek Swadaya.

"Alhamdulillah, selain dapat menggunakan aplikasi kami sebagai sumber penghasilan, para mitra Go-Jek juga dapat terus meningkatkan kesejahteraan mereka melalui berbagai program seperti Go-jek Swadaya dan Bengkel Belajar Mitra yang dapat digunakan secara pribadi maupun oleh keluarga mitra," ungkap Founder dan CEO Go-Jek Nadiem Makarim.

Selain Nadiem, acara tersebut juga dihadiri oleh Chief Food Officer Go-Jek Catherine Hindra Sutjahyo, Chief of Corporate Affairs Go-Jek Nila Marita serta driver Go-Jek Rahmat Pringadi dan pemilik merchant Go-Food Agatha. (prf/krs)