Senin, 13 Mei 2019 17:16 WIB

Bank Mandiri Gelar Hackaton Berhadiah Rp 100 Juta

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Bank Mandiri akan menggelar kompetisi hackathon berskala nasional. Hadiahnya cukup menggiurkan, total Rp 100 juta.

Kompetisi yang bertajuk What the Hack! (WTH) ini membuka ruang bagi mahasiswa dan profesional Indonesia yang berpengalaman dalam ranah digital untuk mengekspresikan ide-ide inovatif yang dapat memajukan modernisasi perbankan Indonesia.


"Kami menyadari bahwa pengadopsian teknologi perbankan yang tepat dan sesuai kebutuhan sangat penting, karena terdapat perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia yang serba mobile dan digital," kata Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama Bank Mandiri.

Dalam menghelat hackaton ini, Bank Mandiri menggandeng Kalibrr Indonesia. Proses pendaftaran dibuka mulai tanggal 1 Mei 2019 hingga 2 Juni 2019 lewat www.kalibrr.me/MandiriWTH. Setelah itu, Bank Mandiri akan menyeleksi aplikasi yang masuk untuk mendapatkan 150 kandidat terpilih yang akan mengikuti rangkaian acara di Jakarta pada 27 - 30 Juni 2019.

Rico Usthavia Frans, Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Mandiri, menjelaskan kalau peserta kompetisi nantinya akan bekerjasama untuk mendesain prototipe aplikasi mobile yang dapat menjawab kebutuhan perbankan seperti pembayaran, pembukaan rekening, dan peminjaman menggunakan API Bank Mandiri.

Bank Mandiri Gelar Hackaton Berhadiah Rp 100 JutaFoto: Bank Mandiri


Mereka akan terbagi ke dalam 50 tim beranggotakan 3 orang, di mana masing-masing anggota memegang tanggung jawab sebagai Developer, Scrum Master, dan Designer.

Dalam kompetisi ini, setiap tim berkesempatan untuk mendapatkan pembinaan langsung dan memperluas jaringan dengan pakar-pakar terbaik industri teknologi. Nantinya, mereka juga akan mempresentasikan solusi unik dan kreatif mereka ke jajaran petinggi Bank Mandiri.

"Tim yang memiliki ide terbaik juga berkesempatan untuk mengembangkan produk ciptaan mereka dan berkarir bersama Bank Mandiri," kata Rico.


Sementara itu Direktur Compliance Bank Mandiri Agus Dwi Handaya mengatakan kompetisi hackaton ini merupakan kompetisi yang unik karena mempertemukan individu-individu yang sebelumnya tidak pernah bertemu satu sama lain dan memiliki keahlian berbeda.

"Kami percaya lewat Mandiri Hackathon, bukan hanya keahlian peserta saja yang terlihat, namun soft skill seperti cara berkolaborasi, leadership, dan time management dengan sesama anggota dapat terlihat. Itulah alasan kami mengadakan acara ini untuk mengidentifikasi talenta-talenta terbaik untuk ikut bergabung dalam transformasi Bank Mandiri," ucap Agus . (afr/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed