Penggunaan Domain .org di India Tumbuh Cepat
- detikInet
Jakarta -
Penggunaan domain '.org'--alamat internet yang banyak dipakai organisasi nirlaba--tengah meningkat lebih cepat di India ketimbang di negara lain. Hal ini karena India adalah negara dengan jumlah organisasi nirlaba terbanyak di dunia. Dari seluruh pengguna yang terdaftar sebagai domain .org di seluruh dunia, saat ini India terhitung hanya memiliki pengguna yang terdaftar sebagai domain .org kurang dari 1 persen. Namun dikabarkan pengguna baru domain .org di India kini tengah meningkat jika dibandingkan dengan beberapa negara. Hal itu diungkapkan Edward G. Viltz, Presiden dan Kepala Eksekutif Public Interest Registry, agen nonprofit yang mengelola penggunaaan alamat .org yang berbasis di Reston, Virginia, Amerika Serikat."Jumlah pengguna domain .org di India meningkat 31 persen dalam sembilan bulan terakhir jika dibandingkan setahun lalu. Bandingkan dengan pertumbuhan di Cina yang hanya 9 persen dan Korea Selatan sebanyak 5 persen," tandas Viltz seperti dilansir Associated Press yang dikutip detikinet Selasa (4/10/2005).Untuk diketahui saja, saat ini ada 4 juta pengguna .org di seluruh dunia. 90 persen tersebar di Amerika Serikat dan Eropa. Sementara di India sendiri ada sekitar 34 ribu orang pengguna .org.Menurut Vilzt, India adalah salah satu negara dengan jumlah organisasi nirlaba terbesar di dunia. Termasuk diantaranya organisasi-organisasi bala bantuan, perkumpulan keagamaan, serta perkumpulan amal. Meski begitu, kebanyakan dari oraganisasi-organisasi tersebut belum memiliki domisili online. Vilzt pun berkeliling ke segala penjuru negara sunagi Gangga itu dalam rangka mengkampanyekan keuntungan pemakaian domain .org."Secara luas domain dot-org dinilai sebagai rumah internet bagi organisasi-organisasi nonkomersil. Jika Anda punya domain dot-org, situs Anda dipercaya," imbuh Vilzt.Sebagai informasi, prasarana teknologi informasi di India telah diperluas secara cepat beberapa tahun terakhir. Hal ini berimbas pada terjadinya lingkungan India yang sangat kondusif untuk pertumbuhan internet dan penjualan nama domain.Viltz melanjutkan, India akan mewakili Asia, serta Brasil dan Argentina akan mewakili Amerika Latin dalam fenomena pertumbuhan cepat dunia internet dalam beberapa tahun-tahun mendatang. Sementara itu untuk Afrika, harapan tumbuhnya internet dan penjualan nama domain dengan cepat bisa dibilang terbatas. Ini karena miskinnya ketersediaan broadband di negara itu.
(ien/)