Selasa, 02 Apr 2019 08:50 WIB

Facebook Diam-diam Kembangkan Drone Internet Berbentuk Burung

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: Reuters Foto: Reuters
Jakarta - Aquila ternyata bukan satu-satunya proyek drone internet yang pernah dikembangkan oleh Facebook. Proyek untuk menyebarkan internet yang lebih cepat ini ternyata punya saudara yang lebih kecil yang disebut Catalina.

Dilansir detikINET dari Gizmodo, Selasa (2/4/2019) proyek ini dimulai pada akhir tahun 2017 atau lebih awal. Tapi proyek ini urung dilanjutkan tidak lama setelah Aquila dibatalkan pada bulan Juni 2018.


Nama Catalina sendiri diambil dari Pulau Santa Catalina yang berada di lepas pantai California, AS. Pulau ini dulunya pernah menggunakan burung merpati untuk berkomunikasi dengan daratan.

Untuk itu, proyek ini memanfaatkan drone fixed-wing yang berukuran kecil seperti burung gereja yang disebut 'pigeonet'. Drone ini akan membawa SSD high-density yang berisi media yang dapat diakses pengguna yang memiliki internet dengan kecepatan rendah seperti lewat koneksi 2G.

Awalnya, Facebook berencana menguji coba drone ini dengan konten dari aplikasi buatannya seperti Messenger. Setelahnya, mereka akan merambah layanan dari pihak ketiga seperti YouTube dan Netflix.


Tidak diketahui apa yang membuat proyek Catalina dibatalkan oleh Facebook. Walaupun kini kedua proyek drone-nya telah dibatalkan, perusahaan yang berbasis di Menlo Park, AS ini tetap fokus untuk mengembangkan teknologi ini untuk diterapkan di drone buatan manufaktur lain.

Kedua proyek ini juga bukan pertama kalinya Facebook berupaya menyebarkan internet lebih cepat ke daerah yang belum dijangkau. Sebelumnya mereka telah memiliki program Free Basics, OpenCellular dan Street Feet. (vim/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed