Kamis, 28 Mar 2019 20:11 WIB

McD pun Pakai Kecerdasan Buatan, Untuk Apa?

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Ilustrasi. Foto: Istimewa Ilustrasi. Foto: Istimewa
Jakarta - Implementasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) tak melulu pada hal-hal berbau teknologi. Ternyata restoran cepat saji pun bisa memanfaatkan teknologi tersebut. Buat apa?

McDonald's mencoba menggunakan AI untuk meningkatkan pengalaman pengguna pada layanan drive thru-nya. Tak tanggung-tanggung, McD mengakuisisi sebuah startup machine learning asal Israel bernama Dynamic Yield untuk membantu implementasi tersebut.

Dynamic Yield, yang diakuisisi dengan nilai USD 300 juta, membuat teknologi yang dipakai McDonald's untuk meningkatkan pengalaman pelanggannya di drive thru. Yaitu dengan mempersonalisasi tampilan menu untuk para pelanggan drive thru, yang menyesuaikan dengan sejumlah hal, seperti waktu, cuaca, lalu lintas di sekitar restoran, dan menu yang tengah populer.




McDonald's sudah mengimplementasikan teknologi ini di sejumlah restorannya di Amerika Serikat. Ke depannya, mereka juga berencana untuk mengimplementasikan teknologi ini ke pasar internasional, demikian dikutip detikINET dari Android Pit, Kamis (28/3/2019).

"Teknologi adalah elemen kritikal pada Velocity Growth Plan kami, meningkatkan pengalaman pelanggan dengan memberikan kenyamanan yang lebih baik untuk mereka," ujar Steve Easterbrook, President dan Chief Executive Officer McDonald's dalam keterangannya.

"Kami memulai Dynamic Yield tujuh tahun lalu dengan tujuan agar perusahaan yang konsumen-sentris bisa mempersonalisasi aktivitas utama mereka. Kami sangat senang bisa bergabung dengan perusahaan global yang ikonik seperti McDonal's dan kami tak sabar untuk berinovasi agar bisa mempunyai dampak nyata pada kehidupan orang sehari-hari," ujar Liad Agmon, co-founder dan CEO Dynamic Yield.


(asj/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed