Google dan Apple Tolak Hapus Aplikasi 'Pengawas Wanita' Arab Saudi

Google dan Apple Tolak Hapus Aplikasi 'Pengawas Wanita' Arab Saudi

Josina - detikInet
Minggu, 03 Mar 2019 17:53 WIB
Foto: Tomohiro Ohsumi/Getty Images
Jakarta - Google dan Apple menolak permintaan untuk menghapus sebuah aplikasi yang dinilai diskriminatif terhadap kaum perempuan di Arab Saudi.

Bulan lalu, sebuah aplikasi Google PlayStore dan Apple Store memicu kritikan, terutama dari anggota parlemen di Amerika Serikat (AS).

Absher, demikian nama aplikasi tersebut, dituding sebagai alat yang mendukung diskriminasi terhadap wanita Arab Saudi.



Aplikasi ini sejatinya ingin memudahkan warga Arab Saudi mengakses sejumlah layanan termasuk mendapatkan paspor, akta kelahiran atau membayar pelanggaran lalu lintas.

Pada aplikasi tersebut, terdapat fitur yang memungkinkan pria di Arab Saudi menentukan kapan dan di mana perempuan yang berada di bawah perwalian mereka, antara lain istri dan anak perempuan yang belum menikah, diizinkan untuk pergi.

Absher menyediakan fitur berkirim pesan yang akan mengabari wali laki-laki, ketika istri dan anak perempuan mereka yang belum menikah, berada di perbatasan atau imigrasi di bandara.

Hal inilah yang disoroti secara tajam oleh kalangan yang mengkritik aplikasi tersebut. Fungsi tersebut dianggap memfasilitasi diskriminasi gender dan budaya patriarki di negara tersebut.

Google dan Apple didesak untuk mempertimbangkan ulang keberadaan aplikasi tersebut di toko aplikasi mereka.

Dalam suratnya kepada CEO Apple Tim Cook dan CEO Google Sundar Pichai, senator AS bernama Ron Wyden mengatakan, perusahaan AS seharusnya tidak mengaktifkan atau memfasilitasi patriarki yang terjadi di Arab Saudi.

"Dengan mengizinkan keberadaannya di toko aplikasi perusahaan Anda, maka perusahaan Anda mempermudah pria Arab Saudi mengontrol anggota keluarga mereka dari kenyamanan smartphone mereka dan membatasi pergerakan mereka," ujarnya.

Merespons hal ini, Apple, meski mengatakan masih meninjau aplikasi tersebut, memberi gelagat tidak akan menghapus aplikasi tersebut. Hal ini membuat Senator Wyden memberi teguran keras pada Apple karena dinilai telah dengan sengaja mengulur waktu.



Sementara itu, Google telah memberikan keputusan untuk menolak keharusan menghapus aplikasi tersebut. Google beralasan aplikasi Absher telah memenuhi semua syarat dan ketentuan.

Keputusan Google untuk tidak menghapus Absher dan keraguan Apple dengan mengulur waktu penyelidikan, membuat pihak yang mengkritik kecewa. (rns/rns)