Kuas Elektronik
Dunia Dalam Sebuah Kuas
- detikInet
Jakarta -
Sebuah kuas elektronik untuk membantu anak-anak memahami dunia di sekeliling mereka berhasil dikembangkan di negeri Paman Sam. Kuas elektronik itu dinamakan I/O brush. Kependekan dari input-output.Kuas I/O ini dikembangkan oleh Kimiko Ryokai, seorang peneliti di MIT Media Lab Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat. Kuas ini sedianya memungkinkan anak-anak untuk dapat mengambil warna dan tekstur benda-benda di sekelilingnya yang kemudian akan disapukan ke permukaan layar digital. Menarik bukan?Meski dinamai I/O sebagai kependekan dari input-output oleh Ryokai, kebanyakan anak-anak menyebutnya dengan 'kuas sihir'. Serunya, anak-anak punya beragam cara untuk memanfaatkan benda ini jauh dari perkiraan sang pencipta I/O sendiri.Menurut Ryokai, alat ini diharapkan dapat menjembatani dunia fisik dengan lingkungan virtual dari komputer dan jaringannya. Dan yang menjadi sisi ketertarikannya adalah bagaimana orang menggunakan segala macam cara untuk memasukkan data-data dari dunia fisik ke dalam suatu perangkat bernama komputer.Dalam hal ini, Ryokai ingin mengetahui apa yang terjadi jika kita bisa 'menyerap' warna dari dunia fisik ke dalam dunia maya secara harfiah."Sangatlah jelas bahwa dengan alat ini anak-anak bisa mengambil warna darimana saja mereka mau kemudian mulai menggambar dengan memanfaatkan warna yang mereka ambil tadi," papar Ryokai seperti dilansir BBC News yang dikutip detikinet Sabtu (17/9/2005).Intinya, dengan kuas I/O, apapun bisa jadi sumber 'tinta' untuk menggambar maupun mewarnai. Entah itu dari warna baju teman, warna rambut teman, dan lain-lain.Secara teknis, kuas I/O ini terdiri dari kamera video kecil yang dikelilingi oleh kuas berbentuk cincin. Selain itu ada pula light emitting diodes (LED) yang digunakan untuk iluminasi. Juga ada sensor tekanan untuk memulai pengambilan gambar.Kamera mengambil gambar satu frame dalam mode normal dan beberapa detik video dalam mode gambar bergerak. Lantas, kuas itu 'melukis' gambar yang terekam ke sebuah layar sentuh back-projected.Dalam suatu demonstrasi, Ryokai mengambil gambar dari seseorang yang sedang mengedipkan mata. Kemudian ia melukis di layar dengan lukisan penuh gambar mata yang sedang berkedip.
(ien/)