Rabu, 23 Jan 2019 14:25 WIB

Di Singapura, Driver Grab Ditanggung Asuransi Saat Cuti Sakit

Robi Setiawan - detikInet
Foto: Rifkianto Nugroho Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Grab meluncurkan skema asuransi cuti sakit gratis untuk driver-nya di Singapura. Kepala Transportasi Grab Singapura Andrew Chan mengatakan skema ini untuk meningkatkan dukungan dan manfaat bagi para mitra driver-nya.

"Penghasilan pengemudi adalah sesuatu yang kami akui penting bagi kehidupan dan keluarga mereka," kata Andrew seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (22/1/2019).

Ia menambahkan skema baru tersebut direkomendasikan oleh kelompok kerja tripartit dari wiraswasta yang diterima pemerintah pada Februari tahun lalu. Asuransi itu merupakan asuransi yang berbeda dari asuransi kecelakaan pribadi Grab yang telah disediakan untuk semua pengemudi dan penumpang.




Asuransi diberikan kepada mayoritas mitra pengemudi Grab secara gratis. Pembayaran ditentukan oleh seberapa sering pengemudi tersebut menggunakan Grab, jumlah penghasilan, dan lamanya rawat jalan atau rawat inap. Agar memenuhi syarat untuk pertanggungan, pengemudi harus mendapatkan sekitar USD 2.000 (sekitar Rp 28 juta) per bulan.

Menurutnya skema ini membiayai cuti sakit dari hari keenam dan seterusnya hingga maksimum 14 hari, dan rawat inap dari hari kedua dan seterusnya hingga 60 hari.

Pengemudi akan mendapatkan ganti biaya antara 50%-85% dari penghasilan harian rata-rata mereka, dalam kisaran antara USD 30 hingga USD 200. Perhitungan dilakukan berdasarkan penghasilan mereka dari Grab selama 90 hari terakhir sebelum mereka jatuh sakit atau terluka.





Simak juga video 'Grab Berangkatkan 60 Driver Umrah Gratis':

[Gambas:Video 20detik]

(prf/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed