Di Kawasan Uni-Eropa
Hewlett-Packard 'Rumahkan' 6000 Pekerja
- detikInet
Jakarta -
Hewlett-Packard (HP) sedianya akan 'merumahkan' 6000 pekerja di Eropa dengan pemotongan karyawan lebih dari setengahnya di Perancis, Jerman, dan Inggris."Mereka akan mulai menginformasikan semua karyawan di semua negara minggu ini. Tetapi informasi tersebut sebetulnya sudah diberikan kepada dewan pekerja Eropa," ujar Marc-Antoine Marcantoni dari European Metal Workers Federation, Brussels, Jerman, seperti dilansir Reuters yang dikutip detikinet Senin (12/9/2005).Dirinya mengatakan sebanyak 1250 hingga 1300 karyawan di Perancis dan 145 di Belgia akan dikurangi. Sementara itu juru bicara HP di California yang memiliki karyawan sebanyak 151 ribu, belum mau berkomentar.Isu ini muncul ketika para menteri keuangan Eropa mengadakan pertemuan di Inggris,di mana Gordon Brown--Menteri Keuangan Inggris--menekankan perlu adanya tindakan untuk membuat Eropa sebagai area yang memiliki tingkat pertumbuhan yang tinggi, dengan tingkat pengangguran yang rendah. Ketimbang pertumbuhan yang rendah dengan tingkat pengangguran yang tinggi."Kami akan berusaha semampunya sebagai satu kesatuan untuk mencegah pemotongan masa kerja karyawan besar-besaran dan rencana penutupan usaha," papar Marcantoni.Sebagai informasi, Juli kemarin HP mengatakan telah mengurangi sekitar 10 persen tenaga kerjanya di bawah daulat Chief Executive Mark Hurd yang bertujuan untuk memotong pengeluaran perusahaan sebanyak US$ 1,9 miliar (US$ 1 = Rp 10.250 sumber : detik.com) setahun dan berkompetisi lebih baik dalam pasar printer dan komputer.Pemotongan karyawan tersebut merupakan yang terbesar sejak CEO Carly Fiorina mengurangi tenaga kerjanya sebanyak 15 ribu karyawan, setelah HP mengakuisisi kompetitornya Compaq senilai US$ 1,9 miliar Mei 2002.
(ien/)