Rabu, 14 Nov 2018 16:30 WIB

InnoCreativation

Begini Dampak Sukses Go-Jek ke Kehidupan Pribadi Kevin Aluwi

Tia Reisha - detikInet
Co Founder & CIO Gojek Indonesia, Kevin Aluwi./Foto: Ari Saputra Co Founder & CIO Gojek Indonesia, Kevin Aluwi./Foto: Ari Saputra
Surabaya - Menjadi salah satu pendiri startup yang sukses di Indonesia tentu memberi dampak yang besar dalam kehidupan. Hal serupa juga dirasakan oleh Co Founder & CIO Go-Jek Indonesia, Kevin Aluwi.

Setelah Go-Jek meraih kesuksesan, Kevin mengaku bahwa batas antara kehidupan pribadi dan pekerjaannya mulai memudar. Bahkan ia menyebut tidak ada pemisah antara urusan pribadi dengan segala tanggung jawabnya dalam pekerjaan.

"Begitu jadi entepreneur, hidup berubah. Mungkin kalau kita lihat-lihat atau baca-baca di majalah atau online kesannya kayak 'wah keren banget'. Sebenarnya itu adalah satu titik di mana tidak adanya pemisah kehidupan pribadi dan pekerjaan. Itu tidak ada pemisahnya lagi," ungkap Kevin saat mengisi acara InnoCreativation di Grand City Convention Hall, Surabaya, Rabu (14/11/2018).




Masih seputar hal tersebut, Kevin juga mengatakan semenjak perusahaan yang dirintisnya menuai sukses, ia merasa batasan misi dan tujuan perusahaan jadi kian tipis dengan kehidupan pribadi. "Misi dari perusahaan kita, tujuan dari perusahaan kita, juga jadi bagian dari misi dan tujuan hidup kita."

Sehubungan dengan itu, Kevin pun mengungkap semakin besarnya tanggung jawab yang diemban seiring dengan tumbuhnya perusahaan. Kian banyak mitra yang bergantung pada keberlangsungan Go-Jek.

"Itu kelihatannya idealis. Tapi tidak enaknya juga banyak yang kita tiap hari harus pikirkan, misal di Go-Jek kita ada 5 ribu karyawan dan jutaan mitra. Ternyata hidupnya setiap hari bergantung dengan suksesnya perusahaan. Jadi sebagai enterpreneur, itu merupakan tanggung jawab," sambung Kevin.




Pada dasarnya, imbuh Kevin, setiap perusahaan besar maupun kecil mesti memiliki rasa tanggung jawab semacam itu mengingat ada banyak orang yang bergantung pada perusahaan tersebut. Oleh karenanya Kevin menegaskan bahwa merintis sesuatu butuh komitmen yang sangat besar agar bisa sukses.

"Saat kita merintis sesuatu, komitmennya itu harus benar-benar harus hidup itu menurut saya," pungkas Kevin.


(ega/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed