Minggu, 04 Nov 2018 12:08 WIB

Tak Kapok, Uber Uji Coba Mobil Otonom Lagi

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: Spencer Platt/Getty Images Foto: Spencer Platt/Getty Images
Jakarta - Kecelakaan mobil otonom yang dialaminya tak membuat Uber kapok. Perusahaan ride sharing ini kembali melakukan uji coba mobil otonom setelah salah satu mobilnya mengalami kecelakaan dan menewaskan satu pejalan kaki di Arizona, Amerika Serikat (AS).

Dikutip detikINET dari CNN, Minggu (4/11/2018), Uber merilis laporan terkait standar keamanan mobil otonomnya ke US National Highway Traffic Safety Administration pekan ini.

Laporan sepanjang 70 halaman tersebut merinci rencana Uber untuk menggelar program mobil tanpa sopir di Pennsylvania, termasuk berbagai standar keamanan untuk mencegah terjadinya kecelakaan.



Seperti diketahui, pasca kecelakaan di Arizona, AS, Uber membatalkan semua pengujian mobil otonom dan melakukan investigasi internal maupun eksternal.

Mobil otonom Uber kini punya dua staf di bangku depan yang bertindak sebagai 'sopir cadangan' bagi sistem otomatis di mobil tersebut. Uber sendiri menyebut staf ini 'mission specialist'. Peningkatan keamanan lainnya termasuk monitoring 'sopir cadangan' dari luar, dan penyeleksian staf yang lebih diperketat.

"Kami sangat menyesalkan terjadinya kecelakaan di Tempe, Arizona, Maret ini. Kami langsung menghentikan uji coba mobil otonom kami di semua kota di mana mobil tersebut beroperasi," kata CEO Dara Khosrowshahi.

"Sejak itu, kami langsung menggelar invetigasi menyeluruh mengenai keamanan, sistem pengembangan, hingga kultur lalu lintas jalanan," sambungnya.

Maret lalu, seorang wanita di Arizona, AS meninggal dunia setelah tertabrak mobil otonom milik Uber.

Kecelakaan ini terjadi di area Mill Avenue dan Curry Road pada Senin pagi (19/3), di mana korban tertabrak saat berjalan di luar area penyebrangan. Korban langsung dibawa ke rumah sakit, namun sayang nyawanya tak tertolong dan meninggal dunia di rumah sakit.



Uber mengkonfirmasi kalau mobil miliknya sedang berjalan dalam mode otonom saat terjadi kecelakaan, dan ada seorang sopir yang mengawasi jalannya mobil tersebut. Ini adalah pertama kalinya mobil otonom terlibat dalam kecelakaan yang mengakibatkan adanya korban jiwa. (rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed