Senin, 29 Okt 2018 09:37 WIB

Cuitannya Berujung Denda Rp 304 Miliar, Elon Musk Malah Senang

Virgina Maulita Putri - detikInet
Elon Musk. Foto: Reuters Elon Musk. Foto: Reuters
Jakarta - Ketika cuitan buruk kalian berakibat denda USD 20 juta (Rp 304 miliar) dan saham perusahaan jatuh bebas, mungkin lebih baik untuk meninggalkan Twitter sejenak. Tapi tidak demikian yang dilakukan CEO Tesla, Elon Musk.

Cuitan Musk pada 7 Agustus yang menyebut bahwa ia ingin membawa Tesla sebagai perusahaan privat menjadi perhatian regulator AS, termasuk badan pengawas pasar saham Amerika Serikat (SEC) dan Departemen Kehakiman. Dalam cuitan itu, ia juga menetapkan harga USD 420 per saham dan telah mengamankan pendanaan.

Namun, dalam cuitannya pada hari Jumat malam (26/10) ia menyebut bahwa penalti tersebut setimpal untuk cuitannya. Dilansir detikINET dari Gizmodo, Senin (29/10/2018) cuitan tersebut merupakan respon terhadap pertanyaan dari seorang follower-nya.




Musk menganggap banyaknya jumlah likes dan respon yang ia dapatkan lewat cuitan tersebut setimpal dengan penalti yang ia dapatkan.



Tidak lama setelah cuitan tersebut, Musk kemudian mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan Twitter untuk beberapa hari.

Setelah berdamai dengan SEC pada bulan September, Musk dan Tesla diharuskan membayar penalti sebesar USD 20 juta. Selain itu, Musk juga harus mundur dari jabatannya sebagai chairman Tesla. Sesuai pejanjian tersebut, Tesla harus menunjuk chairman independen pada 13 November.






Tonton juga 'Kalah Melawan SEC, Elon Musk Mundur dari Tesla':

[Gambas:Video 20detik]

(fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed