Jumat, 26 Okt 2018 18:17 WIB

Pendiri BukaLapak Sedih Teknologi Bikin Orang Berantem

Virgina Maulita Putri - detikInet
Achmad Zaky. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET Achmad Zaky. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta - Kehadiran teknologi seharusnya menjadi medium yang dapat mendekatkan orang-orang. Namun tidak dapat dipungkiri belakangan ini kehadiran teknologi seperti media sosial justru membawa efek negatif bagi hubungan masyarakat Indonesia.

Contoh saja penyebaran hoax dan berita palsu di media sosial. Masyarakat jadi semakin mudah terpancing berita palsu tanpa mencari klarifikasi dan justru ribut-ribut di media sosial. Pendiri dan CEO BukaLapak, Achmad Zaky mengaku sedih melihat fenomena tersebut.



"Kita itu kayak terombang-ambing dengan teknologi. Jadi ada teknologi ini kita kok berantem," kata Achmad saat mengisi sesi di IDEAFEST 2018, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (26/10/2018).

Menurutnya banyaknya masalah di Indonesia justru harus menjadi pemicu bagi anak muda untuk berkontribusi menyelesaikan masalah tersebut. Saking banyaknya masalah yang harus diselesaikan, ia memperkirakan dalam 30 tahun lagi Indonesia akan menjadi gudang inovasi teknologi.

Achmad mengatakan anak muda Indonesia berpeluang besar untuk menyelesaikan masalah-masalah besar di Indonesia.

"Bikin startup tentang korupsi, bikin solusi tentang kemacetan, tentang kemiskinan, tentang sampah, dan masih banyak lagi. Itu opportunity buat kita," ujarnya.

Ia berujar bahwa anak muda itu berani dan kepalanya kosong, sehingga bisa diisi dengan paradigma baru. Ia pun mengambil contoh Mark Zuckerberg yang memulai Facebook di usia yang sangat muda.

"Banyak unicorn di Amerika itu mulai bisnisnya umur 18-30. Dan usia ini tepat bagi teman-teman yang ingin mulai bisnis karena jika isi kepalanya penuh maka akan susah diisi," pungkasnya.


(fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed