Sabtu, 20 Okt 2018 19:00 WIB

Facebook Pamer 'Ruang Perang' Hadapi Hoax Pemilu

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: GettyImages Foto: GettyImages
Jakarta - Facebook mengumumkan ke publik keberadaan 'Ruang Perang Pemilu', sebuah ruangan khusus untuk memantau dan melindungi platformnya dari pihak yang akan mengacaukan jalannya pemilu.

Facebook menyadari pemilu merupakan masa yang penuh ketegangan, dinamika, dan panas yang merambat sampai ke lini masa media sosial, tak terkecuali terjadi di platform-nya.

Terbaru ketika pemilu di Brasil, Facebook mendeteksi adanya konten hoax yang mengatakan kalau proses pemilihan diundur satu hari karena protes nasional. Meskipun informasi tersebut tidak benar, tetapi jadi viral. Berkat war room, media sosial besutan Mark Zuckerberg ini dapat mengatasinya dengan cepat.



"Kami dengan cepat mendeteksi masalah, menetapkan bahwa ada postingan yang melanggar kebijakan kami dan menghapusnya dalam waktu kurang dari satu jam. Dan dalam dua jam, kami telah menghapus versi lain dari postingan hoax yang sama," ujar Samidh Chakrabarti, Director of Product Management, Civic Engagement Facebook diblog resmi Facebook, Sabtu, (20/10/2018).

'Ruang Perang Pemilu' dihadirkan Facebook untuk memantau dan mencegah hoax di pesta demokrasi di berbagai negara.

Election War Room FacebookElection War Room Facebook Foto: Facebook


Ruang perang ini terletak di markas Facebook yang beralamatkan di Menlo Park, Amerika Serikat. Diisi lebih dari dua lusin tenaga ahli intelijen, data science, software enginnering, peneliti, komunitas, sampai tim legal. Mereka mewakili dan didukung oleh lebih dari 20 ribu orang yang bekerja untuk keselamatan dan keamanan di Facebook.

"Kami tahu ketika pemilu datang, setiap saatnya jadi penting. Jadi, jika ada masalah yang baru saja kita lihat di platform, kita harus dapat mendeteksi dan menanggapi mereka secara real time, secepat mungkin," tuturnya.



Tim di ruang perang ini pun memantau pemberitaan dan kegiatan lain yang terkait di jejaring sosial dan media tradisional lainnya.

"Upaya ini memberikan kami pandangan kolektif dan membantuk melacak jenis konten apa yang dapat menjadi viral," sebutnya.

Facebook menyebutkan kalau mereka telah merancang 'Ruang Perang Pemilu' hampir dua tahun lamanya dengan investasi yang signifikan, baik terdiri orang dan teknologi guna meningkatkan keamanan di platform miliknya, khususnya mengatasi persoalan pemilu. (agt/agt)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed