googletag.defineOutOfPageSlot('/4905536/detik_desktop/inet/pop_ups', 'div-gpt-ad-1540563574169-0').addService(googletag.pubads());
Selasa, 02 Okt 2018 18:15 WIB

Persib Terusir dari Jawa, Bobotoh Gaungkan #LawanKemustahilan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Ilustrasi bobotoh suporter Persib Bandung (Foto: Wisma Putra) Ilustrasi bobotoh suporter Persib Bandung (Foto: Wisma Putra)
Jakarta - PSSI menjatuhkan hukuman berat pada Persib Bandung. Klub tersebut terusir dari Pulau Jawa hingga akhir musim, usai tragedi GBLA yang menewaskan Haringga Sirila. Bobotoh juga dilarang hadir di laga home dan away.

Komdis PSSI memutuskan memberikan hukuman kepada Persib berupa sanksi pertandingan home di luar Pulau Jawa (Kalimantan) tanpa penonton sampai akhir musim kompetisi 2018 dan pertandingan home tanpa penonton di Bandung sampai setengah musim kompetisi tahun 2019.
Komdis juga memberikan sanksi kepada suporter Persib berupa larangan untuk menyaksikan pertandingan Persib pada saat home maupun away serta pertandingan Liga 1 lainnya sejak putusan ini ditetapkan sampai pada setengah musim kompetisi 2019.
Dijatuhkannya hukuman tersebut menimbulkan pro dan kontra. Agaknya cukup banyak bobotoh Persib menggaungkan suara di dunia maya. Tagar #LawanKemustahilan dan #BandungMelawan saat ini sedang trending di linimasa Twitter di Indonesia.


"Ok, Fine... Kalo referensinya Tragedi Heysell ulah Suporter harus ditanggung oleh Klub dan Liga Inggris.. Lalu kasus sebelum sebelumnya kumaha damang?" tulis sebuah komentar menggunakan tagar #bandungmelawan dan #lawankemustahilan.

"Mungkin bobotoh memang "perlu ditampar keras" untuk sadar meninggalkan rivalitas kelewat batas ini, tapi apa harus sekeras ini "tamparan"nya?" tulis yang lain.

Sejauh ini, tweet dengan tagar #LawanKemustahilan dan #Bandung melawan masing-masing sudah berjumlah 8.200 dan 3.100.


(fyk/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed