Bermodal Kejujuran Hantar Driver Taksi Online Ini ke Turki

Bermodal Kejujuran Hantar Driver Taksi Online Ini ke Turki

Adi Fida Rahman - detikInet
Selasa, 02 Okt 2018 08:24 WIB
Asepudin, Driver Taksi Online. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta - Kejujuran merupakan pangkal sukses hidup dan membawa keberuntungan, itu dibuktikan sendiri oleh driver taksi online ini. Kejujuran telah menghantarkannya jalan-jalan ke Turki gratis.

Kepada detikINET, Asepudin mengaku masih merasa tidak percaya bisa menginjakan kakinya ke negeri dua benua itu. Pasalnya berprofesi sebagai driver taksi online, jangankan terpikir, bermimpi bisa ke Turki pun tidak.


Bahkan saat dihubungi untuk diberitahukan bahwa dirinya terpilih pergi ke Turki, Asep malah marah-marah ke yang menelpon. Pikirnya itu hanya penipuan saja.

"Mohon maaf, waktu itu saya maki-maki orangnya, karena dikira penipuan," kata pria kelahiran Bandung ini.

"Akhirnya tim Grab yang kami kenal membenarkan reward itu untuk saya, dengan sendirinya saya mengeluarkan air mata, tidak menyangka," lanjutnya sembari mata berkaca-kaca.

Asep dan keempat mitra driver saat berkunjung ke Turki. Asep dan keempat mitra driver saat berkunjung ke Turki. Foto: istimewa

Selain Asep, ada empat mitra driver lain yang turut diterbangkan ke Turki. Kelimanya dihadiahkan jalan-jalan gratis oleh Grab Indonesia karena dinilai berprestasi.

"Bermacam kategori, ada mitra bintang lima, bintang jalanan dan leader terbaik. Yang fairplay dan jujur ternyata mendapat hasil maksimal tanpa diduga," ungkapnya.

Bermodal Kijang Rover

Asep menjadi mitra GrabCar sejak dua tahun lalu. Sebelum itu dia menjalani profesi sebagai pengantar karyawan.

Berkecimpung di jasa transportasi tidak terlepas dari kondisi sekitar rumahnya yang berada di Telaga Bestari, Cikupa, Tangerang. Kediaman Asep itu tidak jauh dari mess kru Lion Air.

"Banyak argo-argo badak, masa sebagai orang sana hanya jadi penonton," ujarnya.

Bermodal Kejujuran Hantar Driver Taksi Online Ini ke TurkiFoto: pribadi


Akhirnya Asep memberanikan diri untuk ikut serta. Ia kemudian nekad menjual Kijang Rover 1994 miliknya demi menjadi uang down payment kredit mobil Avanza.
Dan mobil barunya itu kini masih digunakannya untuk mengantar para penumpang GrabCar ke tujuan.

"Alhamdulillah sampai saat ini, barokah intinya," kata pria berusia 38 tahun itu.

Prinsip Kejujuran

Dalam menjalani profesinya, Asep selalu memegang teguh kejujuran. Itu pula yang coba dia tularkan ke rekan-rekan anggota komunitas driver GrabCar Bestari Citra Bersatu (BCB) 86 yang dikomandoinya.

Saat ini BCB 86 beranggotakan 180 orang. Saban pagi di grup WhatsApp, Asep selalu mengingatkan kepada anggota komunitas untuk selalu jujur, tidak order fiktif ataupun melakukan kecurangan.

Perayaan satu tahun BCB 86Perayaan satu tahun BCB 86 Foto: istimewa


"Kami sangat tegas. Bila ada yang melakukan seperti itu (kecurangan), silahkan left dari grup atau kami sendiri yang akan mengeluarkan. Karena BCM menerapkan kejujuran," tutur suami dari Rozanah itu.

Dengan kejujuran, Asep yakin akan memberikan rezeki yang di luar dugaan. Pihak aplikator pun dirasanya tidak akan tutup mata melihat para mitranya berlaku jujur dalam setiap tugasnya.


"Dengan kejujuran terus terang, pihak aplikasi tidak tutup mata melihat yang berprestasi. Saya diberangkatkan ke Turki. Dan kami di sana (diservice) bagaikan raja, inilah bentuk satu kejujuran," ujar bapak dua anak ini.

"Yang penting kerja jujur, fairplay tidak menggunakan fake gps atau tuyul. memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan, di situlah rezeki kita. Yakin, berjuang dan berdoa kepada Tuhan YME," pungkas Asep.

Tonton video 'Cerita Driver Taksi Online ke Turki Gratis Bermodalkan Kejujuran':

[Gambas:Video 20detik]

(afr/afr)