Senin, 20 Agu 2018 11:22 WIB

Kata Warga Turki yang Tolak Seruan Erdogan Boikot iPhone

Fino Yurio Kristo, Fino Yurio Kristo - detikInet
Recep Tayyip Erdogan. Foto: DW (News) Recep Tayyip Erdogan. Foto: DW (News)
Istanbul - Seruan boikot iPhone yang dikumandangkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tentu tidak dipatuhi semua warga Turki. Malah, beberapa penjual ponsel meyakini iPhone tetap bakal laku dibeli.

"Baik harga maupun jumlah penjualan iPhone di Ankara tidak terpengaruh," sebut seorang penjual yang dikutip detikINET dari Express, Senin (20/8/2018).

Penjual yang tak mau disebut namanya ini menambahkan, tiga dari sepuluh konsumen masih tertarik membeli iPhone. Sisanya meminang Samsung dan merek lain, termasuk produk lokal Venus Vestel.



Penjual di toko ponsel lain menyatakan iPhone populer di Turki dan digunakan di semua kalangan masyarakat. Menurut dia, pembeli iPhone ada yang benar-benar kaya dan ada yang memakainya agar terlihat makmur.

Beberapa user yang tidak membeli iPhone mengaku bukan karena pengaruh boikot, melainkan karena memakai iPhone dinilai kurang bebas terkait kontrol ketat Apple. Beda misalnya dengan ponsel Androd. Namun urusan memilih ponsel tidak seharusnya ditentukan oleh negara.

"Aku tidak ingin negara yang menentukan ponsel merek apa yang harus digunakan orang dan merek apa yang seharusnya dihindari," kata salah seorang pembeli ponsel.



Namun demikian, tak sedikit pula yang mendukung permintaan Erdogan. Beredar di media sosial beberapa warga Turki menghancurkan iPhone. Dan dikabarkan sebagian impor iPhone ke Turki dibatalkan.

Menurut media Turki, Hurriyet Daily, sejumlah importir mulai membatalkan pesanan iPhone dalam jangka pendek maupun jangka panjang ke negara itu. Setidaknya tiga perusahaan besar spesialis menjual produk elektronik dilaporkan menunda pesanan iPhone. (fyk/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed