IPB Gelar IPB Mobile Bersama Jatis
- detikInet
Bogor -
Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar layanan informasi akademik yang memanfaatkan ponsel dan internet. Layanan tidak hanya bisa diakses oleh warga kampus. Layanan bertajuk IPB Mobile itu digelar bersama dengan Jatis Mobile (PT Informasi Teknologi Indonesia). Layanan itu mulai digelar Jumat (29/7/2005).Kedua pihak tidak mengeluarkan investasi besar untuk layanan ini. "Infrastruktur sudah tersedia milik IPB. Kami hanya menambahkan value added aplication untuk IPB," kata Erik Rivai Ridzal, president director Jatis Mobile, seusai penandatanganan MoU IPB dengan Jatis Mobile, di kampus IPB, Darmaga, Bogor, Jumat (29/7/2005).Menurut rektor IPB Ahmad Ansori Mattjik, layanan ini juga ditujukan bagi masyarakat di luar civitas akademika IPB. "Agar masyarakat mendapatkan informasi tentang IPB. Karena selama ini dikiranya di IPB cuma belajar nyangkul dan ngangon kebo. Padahal bukan itu saja," katanya.IPB Mobile terdiri dari tiga layanna. Pertama layanan SMS Pool, yaitu layanan informasi by request. Informasi yg disediakan termasuk registrasi mahasiswa, registrasi wisada, informasi akademik, penelitian, bea siswa dan lainnya.Layanan berikutnya adalah News Ticker yaitu layanan yang memungkinkan pengguna internet untuk berlangganan informasi seputar IPB dan dunia pertanian pada umumnya. Informasi disampaikan dalam bentuk ticker (berupa running text yang muncul di bagian bawah layar komputer). Pengguna harus berlangganan Rp 10 ribu per bulan dan menginstal aplikasi untuk bisa menikmati layanan. Layanan berikutnya adalah SMS Push.Selain itu IPB juga akan menggelar kuis dan polling lewat SMS. Semua layanan itu sifatnya berbayar, tidak ada yang gratis.Menurut Ansori, jika sudah banyak pelanggannya, diharapkan layanan ini bisa jadi sumber pemasukan baru bagi IPB. Dia juga menjanjikan tarif layanan yang lebih murah untuk mahasiswa. Sedangkan untuk umum atau alumnus akan dikenakan tarif premium.Penghasilan dan keuntungan dari IPB Mobile akan dibagi dua, antara pihak IPB dan Jatis Mobile.Menurut Erik, kerjasama ini bisa jadi langkah awal ekspansi bisnis Jatis Mobile ke dunia pendidikan. Namun menurutnya Jatis tidak akan terburu-buru melakukan itu."Kami akan pelajari dulu apakah ini tercapai misinya. Buat apa ke kampus lain kalau value-nya tidak sebesar IPB," Erik menambahkan.
(nks/)