Apple memang tak sendiri, mereka bergabung bersama 10 perusahaan lain yang juga merupakan pemasok komponen untuk Apple, dan mengumpulkan dana sebesar USD 300 juta untuk membiayai sumber energi terbarukan di China selama empat tahun ke depan.
Baca juga: iOS 12 Bikin Pengguna Jengkel |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan adanya dana dari China Clean Energy Fund, maka akan makin banyak pembangkit listrik energi terbarukan di China. Hal ini akan membuat para rekanan penyuplai komponen Apple di China pun bisa menggunakan sumber energi terbarukan tersebut untuk pabriknya.
Dengan banyaknya penyuplai komponen Apple yang berasal dari Negeri Tirai Bambu tersebut, maka jumlah pembangkit listrik yang dibutuhkan pun akan sangat banyak.
Meski dana USD 300 juta itu berasal dari Apple dan 10 penyuplai komponennya, Apple enggan menyebut berapa tepatnya dana yang berasal dari kocek Apple sendiri.
Apple dikenal berkomitmen terhadap penggunaan energi hijau, April lalu Apple menyebut kalau semua fasilitas dan bangunan mereka sudah ditenagai oleh energi terbarukan, termasuk kantor pusatnya yang mempunyai instalasi panel surya 17 megawatt di atapnya.
Kemudian Apple pun menginginkan semua rekanannya menggunakan 100% energi terbarukan di fasilitas-fasilitasnya. (rns/rns)