Jumat, 13 Jul 2018 09:15 WIB

Facebook dan Instagram Buat Panduan Kampanye Politik Indonesia

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Muklis Dinillah Foto: Muklis Dinillah
Jakarta - Facebook memperkenalkan panduan bagi politisi dan partai politik di Indonesia yang ingin berkampanye. Panduan tersebut digunakan baik di Facebook maupun Instagram.

Adanya panduan ini tidak terlepas dari Indonesia tengah memasuki tahun politik yang ditandai dengan Pilkada Serentak pada bulan lalu dan tahun depan pemilihan presiden.

Panduan bagi politisi dan partai politik ini disebutkan cukup pratktis dalam berinteraksi dengan para pendukungnya, serta memastikan agar kredibilitas akun dan halaman Facebook mereka terjaga dengan baik. Public Policy Lead Facebook Indonesia Ruben Hattari mengatakan bahwa mereka peduli mengenai proses demokrasi dan karena itu dinilai penting untuk melindungi integritasnya.



"Kami tidak ingin ada orang yang menggunakan alat kami untuk mengacaukan demokrasi. Kami memperkenalkan panduan ini sebelum Pemilihan Umum berlangsung di Indonesia sebagai bagian dari komitmen kami untuk melindungi dan menjaga integritas proses Pemilu," ujar Ruben melalui keterangan tertulisnya, Jumat (13/6/2018).

"Kami ingin memastikan bahwa kredibilitas akun para politisi dan partai politik terjaga dengan baik. Sehingga, masyarakat Indonesia bisa mendapatkan informasi yang terpercaya serta perspektif yang beragam," tambahnya.

Dalam panduan ini, para politis dan partai politik dapat menemukan informasi mengenai cara menggunakan Facebook dan Instagram secara efektif, membuat konten yang baik dan informatif.

Kemudian, dapat mengoptimalkan pemakaian fitur di Facebook maupun Instagram guna membangun percakapan yang otentik, informatif, menarik, dan bermakna.



Melalui panduan ini juga, politisi dan partai politik dapat mempelajari praktik terbaik dalam penggunaan Facebook dan Instagram. Begitu pun tentang berisi informasi teknis tentang bagaimana cara untuk menggunakan fitur unik, seperti Facebook Live dan balasan instan serta memoderisasi komentar di Instagram.

"Pemilihan Umum di Indonesia merupakan peristiwa penting bagi masyarakat Indonesia dan kami berusaha sebaik mungkin untuk melindungi proses demokrasi. Hal ini kami lakukan dengan mengurangi penyebaran berita palsu dan membuat perubahan guna mencegah oknum kejahatan memanfaatkan misinformasi untuk mengacaukan proses demokrasi ini," tuturnya. (agt/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed