Rabu, 11 Jul 2018 00:25 WIB

Kapal Selam Bantuan Elon Musk Tidak Praktis

Indissa Salsabila - detikInet
Foto: Twitter/ElonMusk Foto: Twitter/ElonMusk
FOKUS BERITA Elon Musk Dikecam
Jakarta - Elon Musk tergerak mengirimkan kapal selam untuk membantu 12 orang yang terjebak di sebuah gua di Thailand. Namun kapal selam tersebut dinilai tidak praktis untuk melakukan penyelamatan.

Dikutip detikINET dari CNET, Selasa (10/7/2018), kepala misi penyelamatan Narongsak Osotthanakom mengatakan bahwa ada empat anak bersama dengan pelatihnya masih terjebak di dalam gua.

Ia juga menyebutkan, kapal selam yang diberikan Musk dirasa tidak praktis untuk menyelesaikan kasus ini. Dikatakannya, meski perlengkapan yang diberikan menggunakan teknologi canggih, kapal selam ini tidak sesuai dengan misi para penyelamat untuk masuk ke dalam gua.



Seperti diketahui, sebanyak 12 anak laki-laki dan pelatih mereka masuk ke dalam gua pada 23 Juni. Saat mereka sedang di dalam gua, hujan lebat turun dan menyebabkan permukaan air di dalam gua meningkat dengan cepat dan memaksa mereka untuk pergi lebih jauh ke dalam gua untuk menemukan tempat pendaratan kering.

Di sana, mereka menunggu selama 9 hari hingga akhirnya ditemukan oleh dua penyelam asal Inggris. Delapan dari 12 orang berhasil di selamatkan. Sebanyak empat orang diselamatkan pada Minggu (8/7) dan empat orang lagi pada Senin (9/10).

Sebelum misi penyelamatan dilakukan, Musk memposting sebuah cuitan yang mengatakan bahwa ia merancang Escape Pod yang dibuat dari tabung transfer oksigen cair yang diperoleh dari roket SpaceX Falcon yang dapat digunakan sebagai kapal selam.

Ia mengatakan, tabung tersebut cukup ringan untuk dibawa oleh dua penyelam, cukup kecil untuk melewati celah sempit, dan juga memiliki material yang sangat kuat.

Minggu (8/7), Musk memposting beberapa video di Twitter miliknya yang menunjukkan tim penyelam sedang mencoba pod ini di dalam kolam renang Palisades Charter High School. Ia berharap, kapal selam mini ini akan tiba di Thailand pada Senin sore (9/10) waktu setempat.



"Saya harap kapal selam ini akan berguna. Jika tidak, mungkin akan berguna di situasi yang akan datang," tambah pria kelahiran tahun 1971 ini.

Kapal selam bernama 'Wild Boar' yang terinspirasi dari nama tim sepak bola ke-12 anak ini, siap digunakan kapan pun jika diperlukan dan akan tetap berada di Thailand jika saja mereka memerlukan di masa mendatang. (rns/rns)
FOKUS BERITA Elon Musk Dikecam

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed