Minggu, 08 Jul 2018 19:19 WIB

Keluh Kesah Pria China Bertampang Mirip Jack Ma

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Zhou Zongzhao, pria bertampang mirip Jack Ma. Foto: Istimewa Zhou Zongzhao, pria bertampang mirip Jack Ma. Foto: Istimewa
Jakarta - Dua tahun lalu, China sempat dihebohkan lewat kemunculan seseorang yang memiliki kempiripan fisik dengan pendiri Alibaba, Jack Ma. Zhou Zongzhao adalah nama pria tersebut.

Ia pertama kali mencuri perhatian publik Negeri Tirai Bambu setelah fotonya yang sedang menjual jamur di pinggir jalan beredar di media sosial pada Juni 2016 silam. Gambar itu pun menjadi viral dan membuat Zongzhao bagai mendapatkan durian runtuh.

Karena tampangnya yang mirip dengan Jack Ma, banyak perusahaan yang menawarkannya pekerjaan. Terlebih, usia keduanya juga sama, yaitu 53 tahun. Zongzhao pun memilih untuk mengambil pekerjaan yang membutuhkan 'wajah Jack Ma' sebagai modal utama lantara keluarganya tengah mengalami kesulitan finansial pada saat itu.


Istrinya merupakan TKW yang bekerja jauh dari rumah. Anak perempuannya bekerja di Provinsi Guangdong. Sedangkan anak laki-lakinya masih menempuh pendidikan di sekolah menengah. Jika digabungkan, pemasukan keluarga Zongzhao berada di kisaran Rp 8 juta per bulan.

Dari pekerjaannya meniru Jack Ma, mulai untuk sejumlah merek pakaian sampai perencana pernikahan, ia bisa mendapat bayaran hingga Rp 1 juta untuk satu kali kebutuhan. Sebelumnya, selain menjual jamur, Zongzhao juga sempat menjadi instruktur les mengemudi dan petugas keamanan di dealer mobil.

Meski begitu, seiring dengan berjalannya waktu, ia mengaku kesulitan untuk meniru pria yang memiliki kekayaan sekitar USD 40,8 miliar (Rp 585 triliun) tersebut. Rasa malu dan pendidikannya yang tidak tinggi, ia hanya mengenyam pendidikan formal pada tingkat sekolah dasar, membuatnya untuk berhenti menjalani pekerjaan tersebut.


"Saya adalah seorang petani yang paling nyaman bekerja dengan cangkul. Meminta saya untuk meniru gesture dan gerakan Jack Ma? Bagaimana saya bisa melakukannya?" ujarnya, sebagaimana detikINET kutip dari South China Morning Post, Minggu (8/7/2018).

Akhirnya, ia pun memilih untuk kembali ke kampung halamannya, Sichuan, dan kembali menjadi petani jamur yang membuatnya mampu menghasilkan pendapatan sekitar Rp 600.000 per hari. Selain itu, beternak babi dan ayam serta menanam jagung juga menjadi pekerjaannya.

Menariknya, ia tidak menutup kemungkinan untuk kembali menirukan salah satu orang terkaya di China tersebut. Walau begitu, ia mengaku akan merasa baik-baik saja jika memang tidak ada yang menawarkan pekerjaan semacam itu. (mon/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed