Minggu, 01 Jul 2018 21:11 WIB

Facebook Stories Ingin Lebih Interaktif

Indissa Salsabila - detikInet
Foto: detikINET/Irna Prihandini Foto: detikINET/Irna Prihandini
Jakarta - Menghadirkan fitur baru, Facebook ingin agar para penggunanya bisa lebih berinteraksi satu sama lain melalui fitur Stories di aplikasi Facebook.

Dikutip dari The Social Network, Minggu (1/7/18), Facebook baru saja mengumumkan beberapa fitur baru di aplikasinya yang memungkinkan pengguna mengunggah beberapa foto dan video yang secara otomatis hilang setelah 24 jam.

Dengan pembaruan yang dilakukan di fitur Stories, pengguna bisa membalas sebuah Story milik temannya dan menambahkan orang lain pada balasan tersebut.



Dengan menambahkan orang lain dalam balasan Story, secara otomatis akan terbentuk group baru pada Facebook Messenger. Pengguna juga bisa membalas Story pengguna lain dengan stiker dan reactions, yakni tombol like, love dan sad seperti yang biasa dilihat pada unggahan Facebook.

Facebook diketahui memang meniru format Stories dari aplikasi Snapchat dan menerapkannya pada beberapa aplikasi miliknya seperti Instagram, WhatsApp, Messeger dan Facebook itu sendiri.

Stories pada Instagram dan Whatsapp sangat populer degan 300 juta dan 450 juta pengguna setiap harinya. Sayangnya, Stories di Facebook tidak bernasib sama dengan Whatsapp dan Instagram.



Pada bulan Mei, fitur Stories pada Facebook hanya memiliki 150 pengguna. Facebook harus lebih bekerja keras mempopulerkannya. Penambahan berbagai fitur adalah bagian dari upaya Facebook menarik minat pengguna menggunakannya.

Selain lebih interaktif, Facebook juga berusaha memonetisasinya dengan iklan. Pada fitur Stories untuk sejumlah pengguna di Amerika Serikat, Meksiko dan Brasil, nantinya akan ada uji coba penayangan iklan berdurasi 5-15 detik. (rns/rns)