Selasa, 29 Mei 2018 03:32 WIB

Kecerdasan Buatan Tak Bikin CEO Microsoft Ketar-ketir

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: detikINET/Reno Hastukrisnapati Foto: detikINET/Reno Hastukrisnapati
Jakarta - CEO Microsoft Satya Nadella baru-baru ini memberikan pandangannya terhadap kecerdasan buatan (AI) dan tantangan yang dihadapi perusahaan tekonologi.

Ketika berbicara di hadapan peserta konferensi VivaTech di Paris, Nadella menyatakan bahwa AI merupakan teknologi yang menentukan zaman ini.

Pengembangan AI oleh Microsoft telah mengikuti nilai-nilai dan prinsip kemanusiaan yang membimbing keputusan yang mereka ambil, tambahnya, sehingga kita tidak perlu khawatir jika AI akan mengalahkan manusia.



"Masa depan yang kita ciptakan adalah pilihan yang kita buat, bukan sesuatu yang terjadi begitu saja," kata Nadella, seperti dikutip detikINET dari CNBC, Selasa (29/5/2018).

Selain itu, Nadella juga berbicara tentang privasi dan serangan siber. Menurutnya perusahaan teknologi memiliki tanggung jawab besar yang harus dilakukan.

"Ketika kita berpikir tentang tanggung jawab, mari berpikir tentang privasi, maksud saya pada 25 Mei dunia akan berubah dengan GDPR - kita sekarang harus beroperasi sambil menyadari bahwa privasi adalah hak asasi manusia," ujar Nadella.



Nadella juga menambahkan bahwa masyarakat dunia dan bisnis kecil merupakan pihak yang terkena dampak serangan siber yang lebih besar.

"Kita sebagai industri technologi harus - dan pemerintah - benar-benar bertindak untuk memastikan bahwa populasi dan organisasi yang rentan tersebut dilindungi," jelasnya. (rou/rou)
Foto: detikINET/Reno Hastukrisnapati
Foto: detikINET/Reno Hastukrisnapati
Foto: detikINET/Reno Hastukrisnapati
Foto: detikINET/Reno Hastukrisnapati

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed