Kencan Online: Pacar Yes, Pasangan Hidup No
- detikInet
Jakarta -
Baru saja putus cinta? Santai saja, teknologi bisa membantu mencarikan pacar atau teman kencan baru. Hanya saja, jangan terlalu berharap untuk bertemu pasangan hidup. Di sejumlah negara maju, yang telah memiliki infrastruktur internet yang matang, internet sudah menjadi sarana penting untuk mencari pacar. Amerika misalnya, di negara liberal ini ada 40 juta orang yang sudah mencoba telah mencoba kencan online dalam beberapa tahun. Tak heran kalau kegemaran ini kemudian menjadi bisnis menggiurkan, bernilai US$ 1 miliar (Rp 9,780 triliun).Kencan online tidak hanya jadi sarana bagi yang lajang. Jupiter Research menemukan, 12 persen orang yang menikah telah mendaftarkan dirinya kedalam kencan online.Meski ada janji untuk mendapatkan rasa romantis yang sangat mudah, kencan online sering kali berakhir kekecewaan, sebagai efek dari adanya kebohongan yang diberikan pada data-data yang dikirimkan. Maklum, di internet semua orang boleh mendeskripsikan dirinya sesempurna mungkin.Sebuah acara kencan online digelar di Amerika "hooking up". Peserta tampak antusias. Salah satu contoh seorang pria yang berumur 40 tahun, mengolah fotonya sedemikian rupa hingga seakan-akan tampak berumur 30 puluh tahun, tentunya agar berhasil lolos seleksi. Ada juga layanan yang mengharuskan pesertanya tampil jujur. Misalnya true.com, layanan ini memperingatkan bahwa penyelenggara tak segan-segan menuntut peserta yang memberikan keterangan palsu dan mengandung latar belakang kriminal serta orang yang telah menikah. Situs lainnya, eLove.com, mengharuskan foto yang dikirim sesuai dengan wajah asli.Tapi ada juga layanan yang menyambut orang-orang yang telah menikah. Situs AshleyMadison.com, ini merupakan website untuk orang dewasa yang sudah menikah yang mempunyai slogan "ketika monogami bertemu dengan monotoni". Sekitar 200 ribu orang telah mendaftar situs ini.Meskipun kencan online sangat beresiko, tetapi teknologi ini dapat memudahkan orang untuk bertemu dengan orang lain untuk mencari pasangan, meskipun sangat sulit untuk mencari cinta sejati.
(epi/)