Sabtu, 07 Apr 2018 13:55 WIB

Jelang Tutup, Uber Kembali Ingatkan Pengguna Pakai Grab

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: Rifkianto Nugroho Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Per tanggal 8 April 2018, layanan Uber tak lagi bisa digunakan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Karenanya, Uber pun kembali mengingatkan penggunanya untuk segera beralih menggunakan aplikasi Grab.

Peringatan ini dikirim melalui email ke sejumlah pengguna. Serupa seperti email yang pernah dikirim tak lama setelah aksi akuisisi oleh Grab, di tubuh email Uber memberitahu bahwa dirinya sudah menjadi bagian dari keluarga Grab di Indonesia.

"Kami ingin mengingatkan bahwa layanan transportasi Uber akan berahil ke aplikasi Grab pada tanggal 8 April 2018. Unduh aplikasi Grab untuk melanjutkan perjalanan setelah tanggal tersebut," tulisnya, seperti dikutip detikINET dari email, Sabtu (7/4/2018).

Ini artinya driver maupun pengguna tak lagi bisa menggunakan aplikasi Uber setelah lewat dari tanggal tersebut. detikINET pun beberapa hari yang lalu masih melihat ada segelintir driver Uber (motor) yang mengangkut penumpang, walau memang jumlahnya sudah mulai berkurang.

Saat ini kebanyakan mantan driver Uber banyak yang berlabuh ke Go-Jek. Walau demikian, menurut penuturan Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, pihaknya tak memusingkan masalah itu. Hal ini karena menurutnya, semua berpulang kepada mitra driver itu sendiri.

Ridzki pun menawarkan prioritas kepada driver Uber bila para driver tersebut mau bergabung dengan Grab. "Dalam 1 x 24 jam mereka mendaftar sudah dapat langsung aktif," kata Ridzki beberapa waktu lalu. (mag/mag)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed