Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Poltek Surabaya Jadi Duta Kontes Robot Internasional

Poltek Surabaya Jadi Duta Kontes Robot Internasional


- detikInet

Jakarta - Tim robot ASKAF-i dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), menjadi jawara di Kontes Robot Indonesia (KRI). Tim ini berhasil memboyong piala bergilir 'Sambhawana Pratimacala' dan menjadi duta Indonesia untuk mengikuti Kontes Internasional ABU Robocon 2005 yang akan berlangsung pada tanggal 27 Agustus 2005 di Beijing, China. ASKAF-i berhasil mengungguli saingan terberatnya, tim Maximum Balance dari Universitas Indonesia (UI) yang meraih predikat Tim dengan Skor Tertinggi pada katagori KRI.KRI dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) 2005 ini, disaksikan oleh sekitar ribuan penonton yang memadati Balairung UI Depok, 14-15 Mei 2005. Kontes ini diikuti oleh 32 tim untuk KRI dan 30 tim untuk KRCI. Mereka adalah tim-tim yang terseleksi dari 168 proposal KRI dan 152 proposal KRCI. Kontes yang rencananya dibuka oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini, tetap diikuti dengan antusias meski SBY berhalangan hadir.KRI mengambil tema "Menggapai Puncak Borobudur, Nyalakan Api Perdamaian ini". Di kontes ini, setiap tim diwajibkan membuat robot Sesuai dengan tema pertandingan, robot KRI diharuskan untuk memasukkan bola merah atau biru (yang diumpamakan sebagai 'bola api') ke dalam 'stupa'. Lomba berlangsung di sebuah lapangan yang berukuran 14000 x 14000 milimeter. Dengan waktu pertandingan 3 menit, setiap bola yang masuk akan mendapatkan point. Tim yang berhasil menyelesaikan sebelum 3 menit, dinyatakan sebagai pemenang. Robot yang didesain menjadi dua jenis, satu robot manual dan beberapa robot otomatis diharuskan berukuran 1000 x 1000 x 1500 mm, berat total seluruh robot tidak boleh melebihi 50 kg, dan batas tegangan catu daya di bawah 24 Volt. Selain itu, pemenang kategori KRI lainnya, adalah tim Prisma dari Politeknik Negeri Bandung. Tim ini mendapat predikat tim dengan Desain Inovasi Terbaik. Sedangkan Free Hg dari Politeknik Caltex Riau dan Nusantara dari Institut Teknologi Bandung memenangkan kategori Tim dengan Spirit Terbaik dan Tim dengan Penampilan Terbaik.Sementara itu KRCI yang merupakan ajang kontes robot untuk menyalurkan minat, temanya diadopsi dari "Fire-Fighting Robot Contest" yang diselenggarakan Trinity College, Hartford, Connecticut, Amerika Serikat. Robot-robot peserta KRCI didesain untuk memadamkan sejumlah lilin yang berada dalam beberapa ruangan yang diletakkan secara acak untuk setiap pertandingan. Robot KRCI dibagi menjadi dua kategori yaitu beroda dan berkaki. Peserta KRCI tidak hanya dari institusi, tapi juga bisa diikuti oleh peserta umum atau pun kalangan ahli (expert). Setiap tim harus melakukan tiga kali pertandingan yang berbeda, di mana nilai dari ketiga pertandingan tersebut akan dipakai untuk menentukan pemenang.Kontes ini menetapkan BRATASENA dari Politeknik Negeri Bandung dan The Vision dari Universitas Lampung, berturut-turut sebagai juara satu dan dua untuk kategori Robot beroda. Untuk kategori robot berkaki dimenangkan oleh Bladewing dari Institut Teknologi Bandung dan ARACHNID_CCTE dari Universitas Surabaya.Kontes KRCI untuk kategori expert, pesertanya sebagian datang dengan dana pribadi tapi ada juga instansi yang membiayai. Kategori expert berhasil dijuarai oleh PENSA Mobile dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dan Raptor dari Politeknik Negeri Bandung. Juara lain pada kontes KRCI yaitu BLEDHUX dari Universitas Surabaya dengan predikat Tim dengan Inovasi Terbaik dan MARISA dari Universitas Indonesia dengan predikat Tim dengan Desain Paling Ekonomis.Tingginya jumlah penonton yang hadir, mencerminkan antusiasme pelajar dan mahasiswa yang sangat besar akan perkembangan teknologi informasi khususnya Robotika di Indonesia. Setiap peserta datang dengan dukungan layaknya kontes AFI maupun Indonesian Idol. Antusiasme tersebut tentunya akan bertambah besar apabila Indonesia menjadi tuan rumah untuk kontes Robocon pada tahun mendatang.Menurut Soemantri Brodjonegoro, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi sekaligus Rektor UI mengatakan, Indonesia diharapkan akan menjadi tuan rumah penyelenggara kontes Robocon pada tahun 2008. Untuk itu Soemantri berharap para peserta berkomitmen penuh selain punya kemampuan dan kemauan apabila ingin menjadi juara pada kontes yang akan datang. (nks/)





Hide Ads