Kronologi e-Mail Ancaman Bom Sri ke Sekolah di AS
- detikInet
Jakarta -
Ancaman pengeboman yang dilakukan Sri Kusumaningsih rupanya sudah dilancarkannya sejak Desember 2004 lalu. Sri mengancam akan meledakkan Yayasan Falls Church City Public School Virginia AS melalui e-mail dan faksimili.Sri nekat mengancam akan ngebom yayasan tempat mantan pacarnya bekerja, Dewa Putu Dirga, karena kecewa ditinggal kawin. Dirga memang mengajar di George Mason High School, salah satu sekolah di yayasan itu. Dirga, mantan pacar Sri, memilih menikahi Kathryn Hopkins, sesama guru di tempatnya bekerja. Berikut ini adalah kronologi ancaman, lebih tepatnya teror, yang dilakukan Sri berdasarkan rilis Polda Metro Jaya: Sekitar bulan Desember 2004 dan Januari 2005, Sri mulai mengirimkan e-mail dan faksimili yang ditujukan kepada Dewa Putu Dirga, Kathryn Hopkins dan Falls Church City Public School Virginia USA. Sri mengancam akan ngebom sekolah itu.Tercatat ada 4 ancaman melalui faksimili yang ditujukan kepada Kathryn Hopkins, 4 e-mail yang dikirimkan kepada kepala sekolah, dan 4 faksimili dan 9 e-mail yang ditujukan kepada Kathryn Hopkins. Salah satu ancaman yang dikirimkan kepada Dirga, pacarnya berisi: "Apabila kamu masih nekat akan melangsungkan pernikahan dengan Kathryn Hopkins, maka jangan salahkan saya, apabila suatu hari anggota keluargamu ada yang terkena serangan jantung dan masuk rumah sakit. Tapi tidak akan keluar dengan nyawanya. Saya harus melenyapkan orang-orang yang kamu sayangi."Sri juga mengancam Kathryn Hopkins, isinya: "Apabila kamu tidak mengirim tunanganmu kembali ke Indonesia sebelum tanggal 31 Januari 2005, saya akan meletakkan beberapa bom dan bahan peledak lainnya, di Falls Church terutama di George Mason High School."Seolah tidak ingin bermain-main, Sri juga mengancam Kepala Sekolah George Mason High School, Robert W Snee. Isinya: "Kami ingin memberitahu Anda, bahwa kami akan meledakkan bom di sekolah Anda pada tanggal 1 Febuari pukul 9 pagi. Kami melakukan ini karena kami ingin agar kalian memberitahukan kepada Kathryn Hopkins untuk mengirimkan tunangannya Dewa Putu Dirga ke Indonesia secepatnya sebelum kami meledakkan bom ini." Akibat perbuatan Sri, kepala sekolah segera mengosongkan George Mason High School dengan memulangkan seluruh staf, guru dan muridnya. Kepolisian setempat pun menyisir areal sekolah dengan anjing pelacak. Sekolah ditutup dan diawasi polisi hingga 1 Febuari 2005. Polisi menyisir seluruh areal dengan anjing pelacak hingga pukul 10.00 pagi. Bom tidak ditemukan. Akhirnya polisi mengizinkan para murid dan guru untuk memulai aktivitasnya kembali pada pukul 10.45. Biasanya sekolah tersebut memulai aktivitasnya pada pukul 07.45 waktu setempat. Detektif Virginia dan kepolisian Indonesia pun segera bekerja sama melakukan penyelidikan pada bulan Febuari 2005. Akhirnya Sri Kusumaningsih ditangkap di Jakarta pada tanggal 7 Maret 2005.
(dni/)