Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Tim TI KPU:
'Kalau TI KPU Tidak Bersih...'
Tim TI KPU:

'Kalau TI KPU Tidak Bersih...'


- detikInet

Jakarta - Menurut BAP Mulyana, pengadaan TI KPU termasuk yang akan diselidiki BPK. Apa pendapat Basuki Suhardiman, salah satu anggota tim TI KPU? Adanya audit investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap pengadaan infrastruktur dan sistem teknologi informasi (TI KPU) diketahui lewat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Mulyana W. Kusumah. Selain TI, audit tersebut akan mencakup juga pengadaan surat suara, kotak suara, formulir Pemilu 2004 dan tinta.Basuki Suhardiman, anggota tim TI KPU, mengaku tidak khawatir jika ada temuan yang 'mencurigakan' dari audit tersebut. "Ya, kalau ada temuan, ya kita buktikan saja. Semua khan ada prosedurnya, ada aturan mainnya," tuturnya kepada detikinet, Senin (18/04/2005).Peneliti di Computer Network Research Group (CNRG) ITB itu juga agaknya yakin bahwa pengadaan sistem TI KPU boleh dibilang 'bersih'. "Terus terang, kalau dulu pengadaan IT tidak 'bersih', saya pasti tidak mau capek-capek ngurus itu," ia menambahkan.Basuki juga mempertanyakan anggota BPK yang mengatakan akan dilakukan audit investigatif terhadap TI KPU. Menurut Basuki ia senantiasa berhubungan dengan BPK sejak awal Februari 2004. "Setiap temuan kita klarifikasi dan mereka bisa terima," tuturnya.Pasca ditahannya anggota KPU Mulyana W. Kusumah, KPU kembali jadi sorotan banyak pihak. Tak luput dari sorotan itu adalah pengadaan infrastruktur dan sistem TI yang digunakan KPU selama Pemilu 2004 lalu.Menurut Basuki, hal itu wajar saja dalam era keterbukaan. Namun ia berharap segala sesuatunya bisa berjalan sesuai kaidah dan proporsi. "Ya kalau dulu, kami (tim TI -red.) terutama kan digebuki terus. Di satu sisi sebenarnya aku 'sedih bin marah', tapi di sisi lain kami mengerti itu harga yang harus dibayar dengan transparansi dan keterbukaan," ia menambahkan. (wsh/)




Hide Ads