Rusia Cetak Hacker Terbaik?
- detikInet
Jakarta -
Banyak hacker asal Rusia berulah dan menjadi terkenal. Konon, hacker Rusia jago-jago, bahkan menyandang predikat terbaik. Cuma isapan jempol? Setidaknya ini yang diklaim Kepolisian Rusia. Meski tidak ada bukti akurat, Letjen Boris Miroshnikov, dari divisi cybercrime Kepolisian Rusia, yang diberi nama Departemen K, melontarkan pernyataan tersebut. Seperti dilansir Cnet News.com, yang dikutip detikcom Senin (11/4/2005), Miroshnikov mengatakan bahwa kehandalan hacker Rusia didasari dengan skil Matematika yang baik."Semua orang tahu bahwa orang Rusia hebat dalam Matematika," ujar Miroshnikov, "Para programer Rusia adalah yang terbaik di dunia, maka dari itu hacker-hacker kami juga yang terbaik di dunia," katanya.Miroshnikov, saat berbicara di Kongres e-Crime di London, pekan lalu mengatakan, hacker-hacker remaja mulai mengembangkan teknik-teknik baru. Hal ini terus dilakukan seiring mereka beranjak dewasa."Dulu ini hanya kenakalan biasa," ungkapnya. "Tetapi sekarang mereka sudah cukup besar untuk menyadari jika mereka punya potensi, sehingga harus digunakan untuk hidup. Hacking telah menjadi alat pencari kekayaan dan menggalang persatuan melalui jaringan."Meski terkesan membanggakan kinerja hacker Rusia, Miroshnikov sebenarnya polisi yang ikut menyusun hukum internasional bidang kejahatan Internet. Undang-undang ini diharapkan dapat memudahkan polisi untuk menahan dan menghukum pelaku kejahatan internet di seluruh dunia.Aktivitas hacking yang merugikan memang membuat resah para korbannya. Di Inggris misalnya, Unit Kejahatan Teknologi Nasional Inggris melaporkan, kejahatan dunia maya telah merugikan perusahaan-perusahaan Inggris sebesar 2.4 milyar pounds (Rp 43 trilyun) tahun lalu. Miroshnikov bilang hal ini sangat menggelisahkan, tapi usaha Kepolisian Internasional mulai membuahkan hasil."Angka-angka statistik mencerminkan kondisi yang mengkhawatirkan," katanya. "Jika anda melihat perkembangan dari tahun 2001, 2002 dan 2003, frekuensi kejahatan komputer berlipat ganda. Baru tahun ini kami berusaha menekan laju pertumbuhannya.""Kejahatan ini baru bisa ditekan jika pemerintah mampu merangkul para penyedia jasa internet, (Internet Service Provider-ISP), memiliki supremasi hukum, serta kerjasama yang baik dengan sektor swasta," demikian tandas Miroshnikov.
(nks/)