Lagi, Penipu Internet di Warnet Medan Dibekuk
- detikInet
Jakarta -
Kepolisian Medan mengungkap lagi terjadinya aksi penipuan jual-beli lewat Internet. Pelaku beroperasi dari warnet, citra warnet makin amburadul saja. Peristiwa penipuan itu terjadi sekitar bulan Februari tahun 2005 ini. Korbannya, seorang warga negara Abu Dhabi dan seorang warga negara Spanyol, menghubungi kepolisian Medan di bulan Maret 2005. Menurut AKP Maruli Siahaan, Kasat Reskrim Poltabes Medan, modus operandi yang dijalankan pelaku sama dengan kasus penipuan 'Ferrari' yang terjadi beberapa waktu sebelumnya. "Modusnya sama dengan yang pertama, lewat e-mail. Tapi pelakunya beda," ujar Maruli saat dihubungi detikcom, Selasa (05/04/2005).Jangan-jangan para pelaku terlibat dalam sebuah sindikat penipuan? Menurut Maruli, sampai saat ini pihak kepolisian tidak menemukan adanya hubungan antara pelaku penipuan ini dengan pelaku penipuan 'Ferrari'.Kepolisian Medan, lanjut Maruli, membekuk pelaku yang terdiri dari tiga orang. Salah satunya, ujar Maruli, masih berstatus mahasiswa. Ketiganya dibekuk di rumah masing-masing, dua orang di Medan dan satu di Tapanuli Selatan.Persis seperti kasus 'Ferrari' para pelaku penipuan ini menjalankan operasinya dengan mengirimkan e-mail penawaran produk mewah. Dalam hal ini, yang ditawarkan adalah mobil mewah bermerk Mercedes Benz. Untungnya, korban kasus 'Mercy' ini baru sempat membayarkan 'uang muka' Rp 50 juta kepada para pelaku. Sedangkan dalam kasus 'Ferrari' korban telah membayarkan penuh US$ 55 ribu untuk sebuah mobil yang tak kunjung tiba. Berkas kasus 'Ferrari' tersebut saat ini sudah berada di Kejaksaan.
(wsh/)